Manado,Fajarmanado.com – Kisruh yang terjadi di internal Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) kota Manado akhirnya tuntas. Proses mediasi yang mempertemukan antara ketua TKBM Hartati Kambey dengan Yusak Walo selaku pihak yang dituding pembuat kekisruhan berujung damai setelah kedua pihak saling memberikan penjelasan terkait berbagai informasi yang berkembang dilapangan soal TKBM.
Dalam pertemuan tersebut, ketua TKBM kota Manado Hartati Kambey menyampaikan permohonan maafnya kepada Yusak Walo yang telah menuding sebagai pembuat kekisruhan. Ia mengakui bahwa dugaannya terhadap Yusak Walo sebagai aktor yang membuat kericuhan dan kerubutan di pelabuhan Manado ternyata salah dan tidak mendasar.

“Sebagai manusia, saya minta maaf atas kekeliruan ini. Polemik yang terjadi selama ini memberikan pelajaran besar kepada kami agar kedepan bisa lebih bijak dalam menyikapi permasalahan dilapangan.”kata Hartati.
Sementara Yusak Walo pada kesempatan itu menjelaskan jika selama ini dirinya diam dan tidak memberikan penjelasan terkait tudingan dirinya sebagai sumber kekisruhan karena tidak ingin memperpanjang permasalahan tersebut meski dirinya sempat dihubungi awak media untuk dimintai keterangan. Untuk itu pihaknya sangat mengapreseasi pertemua ini yang telah mencairkan semua asumsi dan tudingan miring terkait dirinya.

“Berbalas pantun lewat media tidak akan menyelesaikan persoalan, untuk itu saya memilih diam guna meredam kekisruhan. Lewat pertemuan ini saya bisa merasa legah karena telah mengklarifikasi semua tudingan yang dilayangkan kepada ketua PKBM dan kami bersepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang permasalahan ini.”kata Yusak Walo.
Proses rekonsisiliasi antara ketua PKBM dengan Yusak Walo turut disaksikan penasehat TKBM Lukman Lamato, ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Soni Papendang dan kepala KSOP Pelabuhan Manado.(Joel)
