oleh

Diduga Bocor, Operasi PETI Tambang Emas Ratatotok Tak Membuahkan Hasil

Ratatotok, Fajarmanado.com – Operasi penertiban kawasan tambang emas Ratatotok, Minahasa Tenggara (Mitra) kembali dilancarkan tim gabungan TNI, Polri dan Satpol PP.

Namun operasi di kawasan eks Newmont Minahasa Raya (NMR, yang kini berstatus Hutan Raya Megawati Soekarnoputri ke tujuh kalinya ini tak membuahkan hasil.

Tim gabungan tak menemukan seorang pun penambang liar tanpa izin (PETI) yang berada di lokasi. Hanya terpal terpasang dan bekas-bekas aktivitas penambangan tak ditemukan.

“Diduga keras informasi penertiban kali ini sudah lebih dulu bocor,” kata Kabag Ops, AKBP Drs Markus Sambodeside SH kepada Fajarmanado.com, Sabtu (30/1/2021).

Operasi gabung itu sendiri merupakan bagian dari keputusan analisa dan evaluasi (Anev) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten MinahTenggara (Pemkab Mitra)berkaitan dengan penanganan Covid 19.

Permintaan Satuan Gugus Tugas Covid 19 Mitra, maka disepakatilah pelaksanaan penertiban kembali aktivitas PETI di lokasi Kebun Raya Megawati Suekarnoputri.

Sebelum turun lokasi, tim melakukan apel gelar pasukan pengamanan di Polsek Ratatotok, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mitra, diwakili Kabag Ops AKBP Drs Markus Sambodeside SH.

Menurutnya, Penertiban dilakukan karena adanya informasi bahwa ada kegiatan penambang liar emas di lokasi Kolam dan Nibong, kawasan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri tersebut.

Tapi ketika berada di lokasi dan melakukan penelusuran, tampak tidak ada lagi aktivitas atau sudah kosong. Yang didapat hanyalah terpal yang ditinggalkan para penambang bekas tenda mereka.

“Diduga jika informasi penertiban yang digelar hari ini, sudah bocor dan telah diketahui para PETI. Karenanya, tak satupun PETI yang didapat oleh aparat gabungan,” ujarnya.

Diketahui Pemkab, Polri dan TNI telah melakukan penjagaan di Kebun Raya Megawati Suekarnoputri. Sebanyak 4 personil polisi dan 4 personil TNI serta 8 anggota Satpol PP terus disiagakan di area masuk Kebun Raya Megawati Soekarnoputri dalam beberapa bulan terakhir.

Penulis : Didi Gara

News Feed