oleh

Kapolda Baharudin Djafar Memimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Bintara Polri

Ambon, Fajarmanado.com – Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs Baharudin Djafar memimpin langsung upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun 2020/2021, di Lapangan SPN Polda Maluku, Kota Ambon, Selasa (17/11/2020).

Upacara yang berlangsung tertib tersebut, dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Jan de Fretes, Pejabat Utama Polda Maluku, Para Kabag Lat Rindam Kodam XVI Pattimura, Rohaniawan, Tokoh Masyarakat Negeri Passo dan Tokoh Adat Negeri Passo.

Kapolda Baharudin Djafar mengungkapkan apresiasi Kalemdiklat Polri atas kebijakan Kapolri Jendral Idham Aziz sehingga SPN Polda Maluku dapat menerima peserta didik Bintara Polri.

“Khusus bagi anak anakku sekalian, yang atas kemurahan dan atas kesediaan bapak Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menambahkan biaya peserta didik yang pada saat terakhir tidak termasuk dalam kota didik bisa ikutserta dalam mengikuti pendidikan Bintara Kepolisin kurang lebih 35 orang,” ujar Kapolda.

Oleh karena itu, Kalemdiklat Polri, atas nama Kapolri mengucapkan selamat kepada 11.208 calon Bhayangkara, yang terdiri dari 10.648.000 siswa pria dan 560 siswa wanita calon Bintara Polri.

“Dalam momentum kebanggaan ini saya selaku kepada kepolisian Negara Republik Indonesia, mengucapkan selamat kepada 11.208.000 calon bhayangkara siswa yang terdiri dari 10.648.000 pria 560 wanita, yang di nyatakan lulus untuk mengikuti pembentukan pendidikan Bintara polri secara serentak di sekolah polisi wanita dan 31 SPN Polda jajaran,” ungkap Baharudin Djafar.

Keberhasilan ini, lanjut dia, tidak terlepas dari perjuangan saudara serta doa dan dukungan orang tua keluarga serta berkah dan karunia dari Allah SWT Tuhan yang maha esa.

Baca Juga :  Lantik Panitia Sespimma dan Sespimmen, Kapolda Refdi Ingatkan Soal Ini

“Oleh karena itu wujudkan rasa syukur dan komitmen untuk melakukan pendidikan dengan penuh semangat kesungguhan dan integritas,” pintanya.

Program pembentukan Bintara polri 2020 – 2021 ini, kata Kapolda, dilaksankan dengan situasi Pandemi Covid 19.

Berkaitan dengan hal tersebut di perlukan penanganan kasus dengan saksama dalam proses penyelenggaraan pendidikan.

“Efektivitas pendidikan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan dengan menerapkan prinsip-prinsip yang sehat, efektif dan berkualitas,” tuturnya.

“Aspek kesehatan harus tetap menjadi prioritas utama untuk menjamin proses pendidikan berjalan dengan baik sehingga dapat membentuk manusia ikhlas unggul berbudi pekerti luhur,” sambungnya.

Dikatakan,dengan jumlah mencapai 80% dari jumlah total anggota polri, Bintara polri menjadi etalase institusi di mata publik

“Bintara polri akan menjadi tukang punggung pelaksakasan tugas polri yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Oleh karena itu di harapkan dalam pendidikan ini dapat mencetak anggota polri yang siap kerja dan siap operasional dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” papar Kapolda lagi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kalemdiklat menyampaikan beberapa arahan kepada para Kapolda untuk di pedomani dalam penyelenggaraan pendidikan pembentukan Bintara polri ini.

“Pastikan pelaksakasan program dapat berlangsung dan efektif dan tetap mengikuti arahan dan berkoordinasi dengan lemdiklat Polri,” tandasnya.

Harus menjamin penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID 19 selama masa pendidikan.

“Dan memberikan dukung sara pra sarana pendidikan dan pelatihan untuk menjamin terselenggaranya proses operasional pendidikan berjalan dengan baik,” pintanya.

Baca Juga :  Brimob Maluku Patroli Awasi Vaksinasi Covid 19 di Kota Ambon

Selain itu, lanjutnya,  juga memberikan arahan serta dukungan kepada para Kepala SPN, khususnya penugasan para tenaga kerja pendidik tidak tetap dari pembina fungsi satuan wilayah yang telah di berikan pelatihan.

Memberikan asistensi dan supervisi kepada Kepala SPN untuk menjamin perjalanan proses pendidikan.

“Menyiapkan tim medis khusus dari bid Dokes Polda dan RS Bhayangkara Polda untuk membantu pengelolaan kesehatan para peserta didik dan melakukan tindakan medis terukur sesuai standar. Melakukan kegiatan tanggap segera apa bila terjadi situasi kontijensi dalam proses pendidikan,” ujarnya lagi

Dalam kesempatan ini pula, Kalemdiklat memberikan beberapa penekanan kepada para calon bhayangkara siswa untuk di pedomani dan di laksanakan.

“Senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang maha esa sebagai landasan berundak dalam pelaksanaan pendidikan maupun kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

“Tunjukan disiplin dan integritas selama mengikuti pendidikan, pahami seluruh materi pendidikan dengan baik guna mendukung pelaksanaan tugas,” sambung Kapolda.

Kapolda juga berpesan, untuk dapat mematuhi segala peraturan yang berlaku serta hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat merugikan kehormatan pribadi keluarga dan institusi serta jalin semangat kekeluargaan dengan seluruh peserta didik tenaga pendidik tenaga kependidikan sebagai bagian keluarga besar polri.

“Saya berterima kasih kepada Kalemdiklat Polri yang telah memberikan inovasi, pola, dan metode pendidikan dan pelatihan polri sehingga meski dalam situasi Covid 19 namun tetap bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Penulis: Kate Mailoa

News Feed