Guru Honorer Minut Minta Diangkat Menjadi ASN Tanpa Tes
Komisi I DPRD Minahasa Utara saat menerima aspirasi guru honorer

Guru Honorer Minut Minta Diangkat Menjadi ASN Tanpa Tes

Airmadidi,Fajarmanado.com –  Puluhan guru honorer yang berusia diatas 35 tahun menuntut pemerintah pusat untuk memperhatikan nasib mereka dan bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tanpa tes. Hal ini disampaikan para guru saat menyampaikan aspirasi di DPRD Minahasa Utara, Kamis (23/7).

Guru honorer menuntut diangkat menjadi PNS tanpa tes, karena secara usia mereka tidak bisa lagi mengikuti jalur formal yang batas usianya maksimal 35 tahun, sementara mereka sebagian besar sudah mengabdi menjadi tenaga pendidik sudah diatas 10 tahun.

Dalam audiensi tersebut, ketua Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori berusia di atas 35 tahun (GTKHNK 35+) Sulawesi Utara, Selfia Pakasi meminta dukungan para wakil rakyatnya dalam memperjuangkan tuntutan mereka secara langsung kepada pemerintah pusat.

“Kami sangat berharap DPRD Minahasa Utara bisa memperjuangkan nasib para guru honorer berusia diatas 35 tahun untuk diangkat menjadi ASN tanpa tes ke pemerintah pusat.”kata Pakasi.

Ketua komisi I DPRD Minahasa Utara Edwin Nelwan bersama wakil ketua DPRD Olivia Mantiri dan personil komisi I yang menerima aspirasi tersebut mendukung para guru honorer diatas 35 tahun untuk diangkat menjadi ASN tanpa tes. Dukungan ini akan dituangkan dalam rekomendasi DPRD yang nantinya akan disampaikan ke pemerintah pusat.

“Kami sangat mendukung dan setuju jika para guru honorer ini diangkat menjadi ASN. Aspirasi ini akan kami sampaikan ke pimpinan untuk diterbitkan rekomendasi ke pemerintah pusat sesuai dengan aspirasi yang disampaikan para guru honorer.”ujar Nelwan.

Sementara wakil ketua DPRD Minahasa Utara Oliivia Mantiri pada kesempatan itu turut memberikan dukungan dan motivasi kepada para guru untuk terus menjalankan tugas mulia sebagai tenaga pendidik dalam mencerdaskan anak bangsa. Sebagai wakil rakyat ia bersama seluruh personil DPRD Minut siap memperjuangkan aspirasi para guru ke pemerintah pusat.

“Apa yang menjadi aspirasi para guru honorer ini akan kami sampaikan ke pemerintah pusat. Bantu dalam doa dan teruslah berkarya dalam mencerdaskan anak bangsa dengan memberikan pendidikan yang berkualitas.”terang Mantiri.

Anggota DPRD Minahasa Utara Daniel Mathew Rumumpe (DMR) yang hadir pada kesempatan, mewakili fraksi partai Nasdem turut memberikan dukungan kepada guru Honorer dan menyatakan siap untuk memperjuangkan aspirasi para guru ini ke pemerintah pusat bersama seluruh personil DPRD.

Penulis : Joel Polutu