oleh

Sandra Rondonuwu Dorong Pemprov Berdayakan Petani Captikus

Minsel, Fajarmanado.com — Di masa pandemi Covid 19 yang belum pasti kapan berakhir ini, memantik keprihatinan Sandra Rondonuwuterhadap nasib petani, terutama petani Cap Tikus.

“Tentu dalam kondisi yang memprihatinkan ini sudah saatnya semua berpikir dan mencari jalan keluar agar situasi ekonomi bisa lebih membaik,” katanya kepada Fajarmanado.com di di Motoling, Senin (22/6/2020).

Salah satu caranya, menurut SaRon, sapaan familiar Sandra Rondonuwu, adalah mendorong pemerintah untuk melakukan pembelian produk hasil petani lokal untuk kebutuhan melawan pandemic Covid 19.

SaRon mengapresiasi Pemerinah Provinsi Sulawesi Utara (Pwmprov Sulut). Melalui Dinas Perkebunan sudah melakukan pembelian massal produk cap tikus untuk dijadikan desinfektan dan hand sanitizer yang nantinya akan digunakan pada fasilitas-fasilitas pemerintah, termasuk ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Sandra Rondonuwu Angkat Bicara Soal Minimnya Anggaran Dinas PPPA

“Saya salut dengan pemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw yang mau melakukan pembelian bahan baku desinfektan yakni captikus kepada petani Sulut khususnya Minahasa Selatan karena dengan begitu roda ekonomi petani captikus dapat bergerak sehingga dapat berdampak pada perekonomian Sulawesi Utara secara umum,” tutur Rondonuwu.

Untuk memastikan prosesnya berjalan lancar, Anggota Komisi II DPRD Sulut ini
tak tanggung-tanggung turun memantau langsung pembelian captikus yang dilakukan di beberapa tempat diantaranya di desa Wanga, desa Tokin dan desa Ranomea.

Baca Juga :  Sandra Rondonuwu Angkat Bicara Soal Minimnya Anggaran Dinas PPPA

“Ini tentu bisa menjadi perluang bagi petani captikus bila memang kebutuhan desinfektan atau bahkan kebutuhan bahan baku alkohol medis pasti ini akan menjadi peluang besar karena tentu permintaan captikus makin meningkat lagi,” beber mantan aktivis 98 ini.

Sebelumnya, menurut Kepala Dinas Perkebunan Sulut , Ir. Refly Ngantung, pihaknya juga sudah melakukan pembelian kepada petani-petani penghasil captikus di beberapa tempat.

Penulis: Prokla Mambo

News Feed