Tomohon, Fajarmanado.com — Syerly Adelyn Sompotan tak henti-hentinya berbagi kasih kepada korban dan keluarga terdampak pandemi coronavirus disease atau Covid 19 di Kota Tomohon.
Setelah di Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan, Sabtu, 30 Mei 2020 giliran empat kelurahan yang tersebar di dua kecamatan.
Yakni, Kelurahan Walian Satu, Walian Dua dan Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Selatan dan Kelurahan Paslaten, Kecamatan Tomohon Tengah.
Sekira 500 paket bahan makanan pokok (Bapok) dibagikan kepada korban atau OPD dan PDP yang tengah menjalani isolasi mandiri dan keluarga terdampak pandemi Covid 19 di empat kelurahan tersebut, sebagaimana di Kelurahan Pangolombian, pekan lalu.
“Nantinya ada tim yang akan menyalurkan di setiap kelurahan sesuai data yang dikumpulkan,” kata SAS, sapaan familiar srikandi Partai Golkar, yang juga Wakil Wali Kota Tomohon kepada wartawan di Tomohon, Sabtu (30/5/2020).
Ia mengatakan, situasi saat sekarang ini, khususnya di Kota Tomohon banyak masyarakat sangat membutuhkan bantuan baik masker maupun sembako karena menjalani social distancing selama masa pandemi Covid 19 yang masih berlangsung.
SAS berharap bantuan yang diberikan itu dapat bermanfaat untuk warga Tomohon. “Semoga saja bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat kota Tomohon, dan kiranya pandemik Covid19 ini cepat berakhir sehingga aktivitas pekerjaan dapat kembali normal,” paparnya.
Catatan Fajarmanado.com, dalam beberapa bulan terakhir terus berbagi kepada warga terdampak Covid 19 maupun petugas kesehatan.
Diawali penyemprotan disinfektan, kemudian berbagi masker, handsanitizer kepada masyarakat, Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas medis di beberapa Rumah Sakit dan aparat kepolisian di Kota Tomohon sampai paket Bapok kepada korban PDP dan keluarga serta masyarakat terdampak lainnya.
Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, SAS menghimbau kepada warga untuk tetap melaksanakan himbauan-himbauan Pemkot Tomohon terkait memutus rantai penyebaran Covid 19.
“Kepada masyarakat untuk tetap mematuhi himbauan pemerintah. Kurangi aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu penting, tetap memakai masker, jaga kesehatan dan kebersihan, senantiasa menerapkan physical distancing atau jaga jarak serta hindari kerumunan,” papar SAS.
Penulis: Jerry Michael
Editor : Herly Umbas

