Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Hebat! Camat Eightmi Keliling Kawangkoan Kampanye Cegah Covid 19

Hebat! Camat Eightmi Keliling Kawangkoan Kampanye Cegah Covid 19
Kawangkoan, Fajarmanado.com — Kampanye cegah penyebaran Virus Corona atau Covid 19 semakin gencar di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Bahkan, Camat Kawangkoan, Eightmi Moniung nekat turun langsung di lapangan, Selasa (24/3/2020).

Hebatnya, camat wanita ke dua di Kawangkoan setelah Dra. Meyke Margo Rantung ini, mengkampanyekan perang terhadap Covid 19, tak hanya melalui surat yang disampaikan kepada lurah dan hukum tua (Kumtua), tapi juga berkeliling pada enam kelurahan dan empat desa di wilayahnya.

Menggunakan mobil dinas camat, Ane, sapaan akrab mantan Camat Kawangkoan Utara ini rela berjam-jam berkeliling sambil menghimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghalau penyebaran virus yang diduga telah masuk Minahasa ini.

Tak kurang 5 jam, ditemani Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Jefry Sumampow dan beberapa pegawai, melalui pengeras suara yang terpasang di mobil dinas, Camat Eightmy dengan lantang memberikan berbagai himbauan untuk memutus mata rantai penyebaran Civod 19.

Layaknya reporter, Ane meminta masyarakat untuk mengikuti standar operasional pencegahan Covid 19 yang telah disosialisasikan pemerintah, termasuk melalui berbagai media resmi,  baik televisi maupun media cetak dan elektronik lainnya.

Baca Juga :  Apresiasi Pemerintah Soal Covid 19, Miky Wenur 'Puasa' Sosialisasi

“Saya mohon,  kalau ada anggota masyarakat yang baru pulang dari luar negeri atau luar daerah, dengan rela melapor dan memeriksakan diri di Puskesmas atau mengisolasi diri di rumah selama 14 hari. Jangan langsung berbaur dengan masyarakat setempat,” imbuhnya.

Selain itu, masyarakat yang ke luar rumah, apakah ke toko, kios, pasar maupun ke tempat publik lainnya, harus senantiasa menjaga jarak dan menggunakan masker. Rajin cuci tangan dan menggunakan handsanitiser.

“Setibanya di rumah,  jangan dulu duduk atau menyapa anggota keluarga, tapi langsung mandi dan ganti pakaian. Sebisanya,  pakaian yang digunakan digantung kalau belum ada waktu mencucinya,” ujarnya.

Ia juga menghimbau agar di semua ruang publik, termasuk terminal,  rumah kopi dan rumah makan mesti menyiapkan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun apabila belum memiliki cairan handsanitiser.

Baca Juga :  Jangkau Rumah Warga, Tumani Utara Kerahkan Perangkat Desa Tangkal Covid-19

“Masalah Covid 19 ini merupakan masalah kita bersama. Makanya, saya ajak semua pihak untuk mematuhi SOP yang telah disampaikan pemerintah sehingga kita semua tidak menyesal belakangan,” paparnya.

Sementara itu, himbauan bersama-sama menangkal penyebaran Virus Corona berkumandang luas di tengah-tengah masyarakat.

Himbauan tidak hanya disampaikan pemerintah desa dan kelurahan,  tetapi juga pemerintah lingkungan dan dusun. Intinya, masyarakat diminta mematuhi anjuran pemerintah, hidup bersih dan tinggal di rumah selama 14 hari hingga 31 Maret 2020. Langkah selanjutnya akan disampaikan secara resmi oleh pemerintah.

Selain itu, penyemprotan disinvekran dilakukan pula oleh pemerintah kelurahan dan desa di fasilitas-fasilitas publik. Semisal, di perkantoran,  rumah-rumah ibadah dan lainnya.

Kampanye pencegahan Covid 19 tersebut diawali Camat Eightmi bersama jajaran Polsek Kawangkoan di kompleks Terminal Kawangkoan.

Penulis: Herly Umbas

 

 

 

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Comments are closed.