1 Warga Sulut Hilang di Perairan Pulau Siko Halteng

1 Warga Sulut Hilang di Perairan Pulau Siko Halteng

Ternate, Fajarmanado.com — Kecelakaan laut kembali terjadi. Sebuah kapal funka bermuatan cengkih sekitar 5 ton dan ditumpangi10 orang dikabarkan tenggelam di sekitar wilayah Pulau Siko, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut), Senin (24/2/2020) dini pagi.

Sembilan dari 10 penumpang dinyatakan selamat,  sementara satu lainnya,  yang teridentifikasi bernama Sonny Rembet (58 tahun), warga Tompaso Dua Utara, Kecamatan Tompaso Barat,  Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) dinyatakan hilang.

Tim Basarnas Ternate kini tengah getol melakukan pencarian bersama masyarakat nelayan sekitar.

Kepala Basarnas Ternate, Muhamad Arafah mengungkapkan pihaknya menerima informasi dari bapak Datsun dari Bagian Pemerintahan Kabupaten Halsel, bahwa Kapal Funka Murni sekitar pukul 12:00 WIT Minggu (23/2), mengalami mati mesin dan terseret arus di sekitaran perairan Pulau Siko.

“Sekira pukul 18:00 WIT Kapal lego jangkar di sebelah timur Pulau Siko. Malamnya sekira 00:10 WIT, tali jagkar putus dan Kapal Funka Murni hanyut ke arah daratan dan menabrak rep yang membuat kapal tenggelam,” kata Arafah sebagaimana dikutip Fajarmanado.com dari KabarMalut, Senin (24/2/2020).

Kapten atau nahkoda kapal, lanjut dia,  kemudian melompat dan berenang menuju desa terdekat dan meminta bantuan dari masyarakat Desa Siko sehingga masyarakat berhasil mengevakuasi 9 orang korban namun satu lainnya belum ditemukan.

 “1 orang korban belum ditemukan bernama Soni Rondak (58)  warga Bitung Manado, Sulawesi Utara. Sementara 9 korban yang telah diselamatkan oleh warga Desa Siko saat ini berada di rumah pak Sekdes Desa Siko,” jelasnya.

Penelusuran Fajarmanado.com, nama korban sebenarnya Sonny Rembet, domisili Desa Tompaso Dua Utara, Kecamatan Tompaso Barat, Minahasa.Awal pekan lalu, korban bersama tiga rekannya, warga Kecamatan Kawangkoan, Minahasa berangkat menuju Ternate, kemudian menuju dan membeli cengkih di Pulau Bacan dan sekitarnya.

Dalam perjalanan menuju Ternate, musibah itu terjadi.

Sementara Team arescue Basarnas Ternate dengan menggunakan Kn Panduwenata telah bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban hilang.

Sumber: KabarMalut.co.id
Editor    : Heru