Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Soal Pemutusan Sambungan, Manajer PLN Kawangkoan Minta Maaf

Soal Pemutusan Sambungan, Manajer PLN Kawangkoan Minta Maaf
Kawangkoan,  Fajarmanado.com — Gayung bersambut. Manajer PLN Rayon Kawangkoan, Jacky Undeng menilai bahwa tindakan yang dilakukan anak buahnya memutus sambungan listrik secara sepihak adalah keliru.

“Mewakili petugas yang ada di lapangan, kami memohon maaf jika memang ada pelanggan yang mengalami hal seperti ini,” katanya ketika dikonfirmasi wartawan di kantornya, Kelurahan Sendangan, Kawangkoan, Kamis (20/2/2020).

Jacky menjelaskan, sewaktu permohonan masyarakat memasang jaringan listrik PLN, ada perjanjian yang disepakati dan ditandatangani bersama.

Perjanjian jual beli tenaga listrik itu memuat hak dan kewajiban, baik dari PLN sebagai penyedia maupun masyarakat sebagai pelanggan.

Baca Juga :  Hebat! Polisi Amankan Senpi Ilegal dan 2 Tersangka di Manado

“Jadi hak PLN apa dan kewajibannya apa, begitu juga hak pelanggan apa dan kewajiban apa,” jelas Jacky, pria familiar ini.

Soal itu, menurut dia, PLN terus menerus mengingatkan pelanggan sambil terus berbenah meningkatkan kwalitas pelayanan.  “Sekarang juga kita ada SPJ BTL yang dibuat stiker dan ditempelkan,” ujarnya.

Inilah taj

Inilah tahapan pemutusan sampai pembongkaran sambungan listrik PLN

Ia pun mengakui ada tahapan pemutusan sambungan listrik pelanggan,  mulai peringatan, pemutusan sementara sampai pencabutan meter kwh dan kabel sambungan.

Baca Juga :  Prakarsai Launching Masterplan Embung Kulo Parepei, KKN IAKN Manado Gelar Dialog Wisata

Proses pemutusan sementara sampai pembongkaran sambungan, lanjut Jacky, dilakukan sepengetahuan pelanggan.

“Jadi aturannya jika tidak ada pelanggan di rumah, tidak seenaknya mencabut meter listrik. Aturannya harus ada orang di rumah, baru bisa mencabut meteran listrik,” jelasnya.

Oleh karena itu, Jacky menyatakan permintaan maaf apabila ada kegiatan pemutusan sambungan tanpa sepengetahuan pemilik.

“Untuk itu, mewakili petugas yang ada di lapangan, kami pun memohon maaf jika memang ada pelanggan yang mengalami hal seperti ini,” paparnya dengan nada merendah.

Editor: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses