Wow..! Tokoh PDI Perjuangan Ini Dukung Ivan-Careig
Cabup Ivan SJ Sarundajang dan isteri, Sentha Paat bersama tokoh PDI Perjuangan Minahasa, GK Mamesah dan isteri, Aneke Muaya di kediaman Keluarga Mamesah-Muaya di Tompaso, Rabu (9/5/2018), tadi malam.

Wow..! Tokoh PDI Perjuangan Ini Dukung Ivan-Careig

Tompaso, Fajarmanado.com — Dukungan terhadap Ivan SJ Sarundajang dan Careig Naichel Runtu SIP, Pasangan Calon (Paslon) Partai Golkar, NasDem dan PKP Indonesia pada Pilkada Minahasa 2018 terus mengalir nyata.

Tak hanya datang dari partai pengusung dan pendukung, seperti PAN dan PSI, tetapi pula datang dari partai-partai koalisi pengusung paslon satu-satu rivalnya, Ir Royke O Roring dan MSi dan Robby Dondokambey SSi (ROR-RD).

Kian mengagetkan lagi, dukungan terhadap Paslon BERSATU, yang juga akrab disebut Ivan-Careig itu, bukan hanya datang dari simpatisan dan kader muda PDI Perjuangan di Minahasa, melainkan juga diberikan oleh tokoh senior partai Banteng Moncong Putih Dalam Lingkaran itu sendiri.

Kendati demikian, PDI Perjuangan adalah partai pengusung utama Paslon ROR-RD, yang dikenal dengan sebutan RED ini. Selain partai identik dengan warna merah itu, RED ikut diusung oleh Partai Gerindra, Demokrat dan Hanura.

Realita ini semakin terungkap pada kampanye blusukan Ivan-Careig di Kecamatan Tompaso dan Kecamatan Tompaso Barat, Rabu (9/5/2018).

Pantauan Fajarmanado.com, salahsatu rumah yang disambangi Ivan-Careig adalah rumah permanen di sisi jalan protokol Tompaso-Langowan.

Rumah yang memiliki halaman dan garasi yang cukup luas itu, selama ini terlihat dihiasi deretan panji PDI Perjuangan dan baliho bakal calon (Balon) Bupati Minahasa 2018/2023, Robby Longkutoy, mantan bupati salahsatu daerah di Provinsi Papua dari PDI Perjuangan.

Sekitar pukul 19.30 Wita, rumah itu didatangi Cabup Ivan dan Sentha Paat, isterinya. Di gerbang garasi berdiri pria ubanan mengenakan kemejak batik lengan panjang warna dasar kuning dipadu celana dan cepatu hitam.

Pria berusia 81 tahun yang masih tampak tegap itu ternyata adalah GK Mamesah, tokoh senior PDI Perjuangan di Minahasa ini.

Careig Naichel Runtu SIP bersama tokoh PDI Perjuangan Minahasa GK Mamesah dan isteri, Aneke Muaya di kediaman Keluarga Mamesah-Muaya di Tompaso, Rabu (9/5/2018), tadi malam.

Ditemani isterinya, Aneke Muaya, anggota DPRD Minahasa 2004-2009 itu, menyambut hangat, menjabat tangan dan cipiki cipika kedatangan Ivan yang berlari-lari kecil. Disusul Senta Paat, yang juga sempat peluk cium dengan Oma Neke, sapaab akrab isteri GK Mamasah.

Berselang 15 menit kemudian, Gareig dan rombongan, yang sebelumnya blusukan dj 10 desa Kecamatan Tompaso Barat tiba. Putra mantan Bupati Minahasa dua periode, Drs Stevanus Vreeke Runtu (SVR), juga disambut hangat Mamesah.

Opa Hans, panggilan sehari-hari GK Mamesah dikenal sebagai tokoh PDI Perjuangan yang fenomenal. Di zaman Orba, Hans adalah guru SMP di Tompaso.

Meski sebagai abdi negara, pria pengagum Bung Karno itu tak segan menunjukkan sikap politik mendukung PDI, partai Banteng mengamuk.

“Saya sempat tiga kali disidang, terakhir dihadapan sembilan orang. Berkat campur tangan Tuhan, saya tak jadi dipecat (sebagai guru),” kisahnya sambil tertawa lepas menjawab Fajarmanado.com, tadi malam.

Menilik sikap politik yang akhirnya mengantarkan Opa Hans melenggang ke kursi DPRD Minahasa, tak heran banyak yang kaget dia mendukung Paslon rival partai yang dibesarkan dan membesarkannya.

“Ivan kan kader PDI Perjuangan,” ujarnya singkat.

Tak heran, ketika berjalan menysuri jalan dan lorong-lorong di 10 desa yang ada di Kecamatan Tompaso, Ivan tak sungkan menyapa, mendekati, masuk dan menyalami warga yang di depan rumah mereka terpasang panji PDI Perjuangan.

“Saya kan kader PDI Perjuangan. Biar pasang merah (panji PDI Perjuangan), anggap saja itu merah Ivan,” ujarnya saat menyapa pasangan Lansia di lorong Desa Kamanga.

Ke dua Lansia itu pun mengaku mendukung Paslon BERSATU, Ivansa-CNR. “Satu..!” ujar mereka bersamaan sambil mengacungkan jari telunjuk.

Penulis: Herly Umbas