Akses Jalan Pangu Wongkai Terputus

Akses Jalan Pangu Wongkai Terputus

Ratahan,Fajarmanado.com—Akses jalan penghubung dua desa, Pangu-Wongkay terputus. Hal tersebut disebabkan tebing di pinggiran jalan longsor dan menutupi jalan.

Longsor terjadi pada dua titik dengan tebal sekira 1 meter dan 1,5 meter. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Longsor terjadi di dua titik dan sempat menghalangi akses jalan penghubung antara desa Pangu dan Wongkay. Longsor diperkirakan terjadi pada Selasa dini hari,” ujar Hukum Tua desa wongkai satu Jeans Eiler Antou.

Penyebab longsor diakibatkan hujan deras yang melanda sepanjang Senin (18/12/2017) hingga Selasa (19/12/2017) dini hari.

“Intensitas hujan yang tinggi membuat tebing di pinggir jalan tak mampu menahan. Sehingga terjadi longsor,” terang Antou.

Untuk saat ini, sementara dalam penanganan. “Ada alat berat dari balai jalan propinsi sulawesi utara yang melakukan pembersihan. Memang sempat memutuskan akses jalan. Namun sudah bisa dilalui,” terangnya.

Warga yang sempat melalui akses tersebut terpaksa harus mengubah jalur. “Mau bagaimana lagi. Jalan memang tertutup penuh, terpaksa harus ubah arah melalui Wioy,” ujar Tomy Polandos, warga wongkay kecamatan Ratahan Timur.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mitra Ferry Uway Melalui kepala bidang kedaruratan dan Logistik mengatakan selama musim penghujan potensi bencana akan semakin meningkat. “Untuk itu warga diminta waspada. Terutama ketika melewati dari bertebing. Ataupun warga yang tinggal di pinggiran sungai,” ujar Erick.

Lebih lanjut kata Erick untuk saat ini jalan penghubung antara desa pangu menuju wongkai sudah bisa di lalui, namun pihaknya meminta kepada pemguna jalan penghubung antara desa pangu dan Wongkai untuk berhati hati.

“Kepada pengguna jalan penghubung antara desa pangu menuju desa wongkai untuk berhati hati,karena sewaktu waktu akan terjadi lagi longsor susulan,” katanya.

Erick sapaan akrabnya menambahkan longsor yang menutupi badan jalan sudah bisa teratasi berkat kerja sama pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara dalam hal ini pak bupati James Sumendap yang sudah menfasilitasi sehinga alat berat boleh tiba di lokasi untuk membersihkan timbunan tanah yang menutupi badan jalan.

” Berkat kerja sama pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara dalam hal pak bupati James Sumendap yang sudah mengfasilitasi sehinga boleh menghadirkan alat berat tiba lokasi kejadian,” tutup Erick.

Penulis : Didi Gara