Tondano, Fajarmanado.com – Operasi (Ops) Zebra 2017 telah dimulai sejak Rabu, (1/11/2017) hari ini. Tak hanya Polri, Ops yang bakal digelar sampai tanggal 14/11 ini juga melibatkan personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Dinas Perhubungan.
Hal itu diungkapkan Kapolres Minahasa, AKBP Christ Pusung SIK. Dikatakanya, Ops Zebra 2017 Polres Minahasa tidak bergerak sendiri, melainkan melibatkan unsure TNI dari Kodim 1302 Minahasa dan Dishub Minahasa.
“Pelaksanan Gelar Pasukan ini, untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” ujar Kapolres.
Lanjutnya berdasarkan data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2016 di seluruh Indonesia, sejumlah 2.623 kejadian. Dibandingkan tahun 2015, angka itu mengalami penurunan sebanyak 518 kejadian atau 16%. Karena pada tahun 2015, angka kecelakaan lalu lintas menyentuh angka 3.141 kejadian.
“Kami harapkan pada tahun ini, jumlah kejadian juga akan semakin turun. Khususnya di wilayah hukum Polres Minahasa. Namun disadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya,” jelasnya.
Kekuatan personil yang diterjunkan dalam Ops Zebra 2017 di wilayah hukum Polres Minahasa.
1 peleton Pama,
1 peleton Satuan Sabhara,
1 peletonSatuan Lantas,
1 peleton gabungan Satuan Reskrim, Res Narkoba, Satuan Intelkam,
1 Peleton anggota Kodim 1302 Minahasa.
1 peleton Sat Pol PP,
1 peleton Dishub.
Penulis : Fiser Wakulu

