Manado, Fajarmanado.com – Kepala Kantor Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara (Sulut) resmi beralih dari Drs Nerius Auparai MSi kepada Dra Theodora Pandjaitan MSc.
Pelantikan Theodora dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Drs Steven Kandouw di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Rabu (11/10/2017) pagi.
Selain disaksikan para pejabat teras BKKBN Sulut, pelantikan dihadiri pula oleh Kepala BKKBN Pusat Suryo C Surapaty dan pejabat lama, Drs Nerius Auparai MSi, yang kini Direktur Bina Kesetaraan Jalur Wilayah dan Sasaran Khusus BKKBN ini dan unsur Forkompimda.
Pada kesempatan itu, mengatasnamakan Pemerintah Provinsi (Pempov) Sulut, Kandouw mengucapkan selamat menjalankan tugas yang baru kepada pejabat baru dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi pejabat lama selama ini.
Ia pun berharap Theodora dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan dapat bersinergi dengan pemerintah provinsi.
Sesuai data BPS, lanjut Kandouw, jumlah penduduk di Sulut mencapai 2,4 juta jiwa dan laju pertumbuhan 1,15% yang diperkirakan 25 atau 50 tahun kedepan mencapai angka 5 -6 juta jiwa, prediksi ini akan berpotensi di perhadapkan dengan sejumlah masalah.
“Sulut sebagai daerah agraris akan terancam dengan dampak dari beralihnya fungsi lahan pertanian yang berdampak kekurangan bahan pangan,” ujarnya.
Penurunan luas lahan pertanian ini, berakibat lapangan pekerjaan makin sempit pengangguran makin banyak, kemiskinan meningkat yang bisa berbias pada bertambahnya tindak kriminalitas.
“Untuk itu berbagai potensi permasalahan di bidang kependudukan ini harus mampu kita antisipasi dan solusikan bersama dengan BKKBN selaku prime mover pembangunan di sektor pendidikan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Wagub juga berharap di bawah kepemimpinan Theodora sebagai Kepala Kantor Perwakilan yang baru, BKKBN Sulut dapat semakin produktif dalam bekerja, serta berani melakukan perubahan, pembaharuan sekaligus menciptakan terobosan-terobasan baru yang mampu mensolusikan berbagai permasalahan kependudukan dan KB.
‘Kepala perwakilan BKKBN yang baru senantiasa harus bersinergi, mendukung dan mensukseskan serta menjadi mitra kerja dalam setiap kebijakan dan program kerja pemerintah provinsi dan kabupaten kota,” tukas Kandouw.
Sebelunya Kepala BKKBN Pusat Suryo C Surapaty menjelaskan empat tugas dan fungsi BKKBN dalam melaksanakan program kependudukan KB dan pembangunan keluarga.
“Ke empat hal itu, yakni, kuantitas penduduk yang harus dikendalikan, kuantitas penduduk yang harus ditingkatkan, mobilitas penduduk yang harus diarahkan dan tersedianya data kependudukan yang akurat menurut nama dan alamat” tandasnya.
Editor : Herly Umbas

