oleh

Spirit MaMa Peduli Kesehatan Warnai HUT ke-22 RSUD Manembo-nembo Bitung

Bitung, Fajarmanado.com – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-22 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manembi-nembobBitung (Tanggal 29 September 1995 – 29 September 2017), digelar berbagai kegiatan. Antar lain; Lomba internal RSUD Manembo-nembo yang melibatkan seluruh pegawai rumah sakit, Seminar dan penyuluhan Kesehatan, serta Pemilihan pegawai teladan.

Hal ini dikatakan oleh Kepala RSUD Manembo-nembo Bitung dr. Pietter Lumingkewas, Jumat (29/9), saat membawakan sambutan dalam Ibadah Syukur HUT yang dilaksanakan di halaman Rumah Sakit. Dijelaskannya, bahwa RSUD Manembo-nembo Bitung yang berdiri diatas lahan seluas kurang lebih 5ha dan memiliki 478 pegawai (PNS, Honor dan pegawai kontrak), telah melewati proses yang panjang sehingga boleh tetap eksis sampai saat ini.  Dan akan terus berbenah diri untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi kapada Pemerintah Kota Bitung secara khusus Bapak Walikota Max Jonas Lomban dan Wakil Walikota Maurits Mantiri (MaMa), yang terus memberikan dukungan dan bantuan kepada pihak  RSUD. Kepedulian yang sangat tinggi dari MaMa terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Manembo-nembo Bitung menjadi spririt bagi kami dalam melakukan tugas mulia ini,” kata Lumingkewas.

Ia menambahkan, ada banyak keluhan masyarakat pada beberapa tahun lalu terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit. Oleh spirit 5 program unggulan RSUD yang dikemas dalam lima program MaMa peduli kesehatan, keluhan tersebut telah menurun drastis, dan keluhan itupun bukan hal yang prinsip. Disisi lain, dalam upaya meningkat kinerja pegawai, pihaknya mengambil langkah menambah Gaji / honor pegawai, misalnya untuk untuk dokter ahli dari 8 juta rupiah per bulan menjadi 10 juta rupiah per bulan.

“Memang harus diakui bahwa di RSUD masih kekurangan tenaga dokter PNS, idealnya minimal harus ada 15 dokter umum. Saat ini dokter umum belum sampai 15, bahkan ada dua dokter status magang jadi tidak dibayar, sedangkan ada dua lagi dokter Umum yang status mereka masih honor dan saat ini mereka telah mendapat tawaran dari beberapa rumah sakit dengan janji yang sangat menggiurkan bahkan akan dipercepat proses pengangkatan sebagai PNS. Untuk itu kami sangat berharap pihak Pemkot Bitung bisa memfasilitasi kedua dokter tersebut sehingga bisa secepatnya diangkat jadi PNS, target mereka hanya sampai tanggal 1 Oktober, kalau tidak mereka akan pindah,” ungkap Lumingkewas.

Acara ibadah syukur ini dipimpin oleh Pdt. Frangky Kalalo, MTh, dan dihadiri Anggota DPRD Kota bitung Rafika Papente, Ass. I Pemkot Bitung Drs. Oktavianus Tumundo, Kadis Kesehatan Kota Bitung serta para undangan lainnya. (Jones Mamitoho)

News Feed