Tondano, Fajarmanado.com – Satu lagi Waraney Minahasa yang muncul untuk bertarung dalam Pilkada Minahasa tahun 2018 mendatang. Dia Adalah Lucky Aldrin Senduk, sosok kader internal PDI Perjuangan yang berasal dari Kecamatan Sonder.
Senduk dinilai layak dan pantas maju dalam pesta demokrasi masyarakat Kabupaten Minahasa. “Kami rasa sosok Lucky Senduk pantas diusung dan diperhitungkan oleh PDIP dalam pesta demokrasi Kabupaten Minahasa tahun 2018 mendatang” tukas Alfa Pusung, warga dari Dapil empat Minahasa kepada wartawan di Tondano, Kamis (28/09/2017), siang tadi.
Pusung mengklaim Senduk memiliki basis masa yang cukup signifikan untuk menopang perolehan dukungan suara pada Pilkada 27 Juni 2018 mendatang. Apalagi, katanya, kini Senduk dipercayakan sebagai Panglima Legio Christi (Lc) serta Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Sulut.
“Untuk masalah kemampuan dan dukungan tak perlu diragukan lagi jika Senduk masuk bursa papan dua,” tambahnya. Oleh karena itu dirinya berharap jika PDIP memperhitungkannya. Apalagi, kata Pusung, Senduk bukan orang baru lagi di partai kepala banteng moncong putih dalam lingkaran ini.
Hal tersebut dibuktikan dengan kepercayaan yang diberikan oleh Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey terhadap Senduk sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Sulut.
Senduk sendiri ketika dimintai tanggapannya, langsung menyambut baik dukungan itu. Menurut dia, sebagai seorang kader sejati partai maka kapan pun harus siap jika ditugaskan partai, termasuk bertarung pada ke Pilkada Minahasa nanti.
Menurutnya, peluang untuk itu terbuka baginya dan seluruh kader partai sesuai dengan mekanisme resmi dari PDI Perjuangan setiap pengusungan calon di Pilkada.
“PDIP sampai kini belum menentukan siapa yang akan diusung karena ada mekanismenya. Untuk itu, jika saya didukung oleh masyarakat tentunya masih berpeluang juga untuk diusung partai,” tambahnya.
Meski begitu, Senduk mengakui bahwa semua tergantung dari masyarakat Kabupaten Minahasa, karena dukungan masyarakat melalui survei yang tengah dilaksanakan oleh PDI Perjuangan menjadi penentu dirinya dicalonkan partai atau tidak.
“Ingat kami ada mekanisme survei untuk salah satu syarat menentukan siapa yang akan diusung sebagai papan satu dan dua. Tentunya masyarakat harus memberikan dukungannya juga pada saya dalam survey itu apabila menghendaki saya memimpin daerah tercinta ini” ujarnya.
Penulis : Fiser Wakulu

