Ratahan, Fajarmanado.com – Pemerintah dan BPD Desa Kalait Dua, Kecamatan Touluaan Selatan (Tousel) bergerak cepat. Meski baru beberapa bulan dicairkan, realisasi Dandes tahap pertama sudah tuntas dialokasikan dan dikerjakan.
Hukum Tua Desa Kalait Dua, Alfri Lendo mengatakan, Dandes 2017 digunakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembuatan Drainase,Talud, lampu jalan, rabat beton, trotoar dan WC (water clossed).
“Pembuatan drainase, Talud, lampu jalan dan WC menjadi prioritas karena itu merupakan skala prioritas yang ada di desa kami,” ujar Lendo kepada wartawan di Tousel, Senin (31/07/2017).
Selain itu, lanjut dia, Dandes juga dibijaksanai untuk bantuan pembangunan bedah untuk 2 keluarga miskin, pembuatan papan nama desa dan pengadaan handie talkie (HT). “HT untuk memperlancar komunikasi dengan jajaran pemerintahan desa,” jelasnya.
Khusus untuk pembuatan drainase, Lendo mengatakan, sempat terkendala dengan cuaca yang banyak hujan. “Namun sudah bisa diatasi dengan baik sehingga pekerjaan dandes tahap pertama, sudah selesai dikerjakan dan realisasi sudah mencapai 100 persen,” katanya.
Lendo mengungkapkan kebanggaannya pekerjaan yang dibiayai dengan Dandes di Desa kalait Dua menjadi contoh di seluruh desa di kecamatan Tousel.
“Semua pekerjaan yang dibiayai oleh Dana Desa di Desa kalait Dua ini selalu diawasi oleh pemerintah desa. Kita buat desa Kalait Dua menjadi contoh penggunaan dana desa yang transparan dan kualitas pekerjaan yang baik,” katanya.
Lendo juga sangat berterima kasih kepada Pemkab Mitra karena program pemberian Dandes sudah sangat terasa membantu dan dinikmati masyarakat.
“Saya atas nama masyarakat yang ada di Desa Kalait Dua menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara karena lewat pemberian dana desa masyarakat sudah sangat terbantukan, baik percepatan pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Herly Umbas

