Tondano, Fajarmanado.com — Sejumlah figur terus meramaikan bursan calon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Minahasa 2018-2023 pada Pilkada 2018. Nama Jeffry R Korengkeng (JRK) semakin dieluk supaya ikut bertarung menduduki posisi papan dua.
Korengkeng, yang dikenal salahsatu birokrat andal Sulawesi Utara (Sulut) ini dianggap sangat layak. Selain sebagai putra daerah Toar Lumimuut, pria asal Tondano Pante ini telah mengetahui persis apa yang menjadi kebutuhan rakyat Minahasa karena kini dia menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) setempat.
Disamping itu, JRK telah menguasai pula seluk beluk birokrasi yang pas untuk mewujudkan keinginan daerah tingkat II tertua di Sulut ini. JRK telah memiliki segudang pegalaman dalam menjalankan roda organisasi pemerintahan mulai dari tingkat bawah sepanjang karirnya sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Pengamat politik, Djoli Sualang SH MH, menilai sosok JRK adalah salah satu figur yang patut diperhitungkan. Utamanya, dalam kapasitasnya sebagai wakil dari kalangan pejabat pemerintahan dan Dapi III.
“Keterwakilan birokrat di kancah Pilkada sudah terbukti punya andil yang sangat besar dalam pemenangan. Itu fakta yang tersaji dalam pilkada-pilkada sebelumnya,” ujar Sualang.
“Intinya semua punya peluang, tapi tentu harus ada pertimbangan latar belakang, rekam jejak, elektabilitas dan faktor lain,” jelasnya.
Sementara dukungan untuk JRK di Pilkada terus mengalir. Rendi, warga Lembean Timur, mengatakan banyak masyarakat diwilayahnya sangat mendukung jika memang dalam pertarungan politik nanti, JRK masuk nominasi sebagai bakal calon.
“Jika beliau siap maju, pasti kami akan berjuang memberikan dukungan yang maksimal,” ujarnya optimis.
Dukungan kepada JRK ,ni, lanjutnya, bukan tanpa alasan. sepak terjang mantan Kepala Inspektorat Sulut ini di bidang birokrasi sudah banyak terbukti. “Dari segi prestasi, JRK tak terbantahkan lagi. Beliau sudah sangat berpengalaman terlebih khusus dalam dunia birokrasi, jadi sudah pasti nanti Kabupaten Minahasa akan lebih maju dan berkembang terutama dari segi pembangunan,” ungkapnya.
Diketahui, sebelum memegang jabatan Sekkab Minahasa, JRK sempat menduduki posisi strategis lainnya di dunia pemerintahan. Seperti Kepala BKD Sulut, Asisten 1 Sekdaprov Sulut, dan Kepala Inspektorat Sulut.
JRK pun dalam beberapa kesempatan mengatakan, pada prinsipnya, dirinya siap untuk terjun dalam dunia politik, memang sudah menjadi kehendak masyarakat dan tentu saja ada yang meminangnya untuk maju.
“Saya adalah Pegawai Negeri Sipil. Tentu tidak bisa berpolitik praktis kecuali mengundurkan diri. Kalau ada yang meminang saya untuk maju dalam Pilkada Minahasa, tentu akan saya pertimbangkan. Apalagi masa dinas saya sebagai PNS tidak lama lagi akan berakhir karena tinggal beberapa tahun lagi akan pensiun,” ujar JRK kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

