Odong Siau, Fajarmanado,com – Dua bencana alam, banjir bandang dan banjir lahar dingin melanda wilayah Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sabtu (08/07/2017) subuh tadi.
Banjir bandang melanda Lingkungan Kelurahan Bahu, sedangkan banjir lahar dingin menerjang Kelurahan Bebali sekitar pukul 05.30 Wita. Akibatnya, berbagai kerusakan fasilitas warga pun tak bisa dielakkan.
Banjir bandang dikabarkan terjadi akibat meningkatnya debit air yang mencapai ketinggian 3 meter di Sungai Namitung, menyusul diguyur hujan deras sejak sekitar dua jam sebelumnya.
Tidak ada korban jiwa yang disebabkan banjir, selain 11 rumah warga mengalami kerusakan akibat terendam air yang meluap dari sungai.
Sementara, banjir lahar dingin disertai material batu dan pasir yang berasal dari Gunung Api Karangetang, menutup badan jalan yang menghubungkan Ulu-ondong. Akibatnya, akses jalan menuju Ulu-Ondong maupun sebaliknya tidak bisa dilalui kendaraan untuk beberapa saat. Musibah ini juga tidak menimbulkan korban jiwa.
Polsek Siau Timur spontan menurunkan personelnya ke lokasi bencana untuk membantu mengevakuasi warga. Mereka juga ikut membantu bersama warga lainnya membersihkan sisa-sisa material yang terbawa arus banjir, baik di pemukiman maupun jalan.
Kapolres Sangihe, AKBP I Dewa Made Adnyana mengatakan, telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di tepi sungai,” ujarnya.
Saat berita ini dipublish, curah hujan di wilayah tersebut mulai berkurang. Lokasi bencana banjir bandang sudah dibersihkan dan aktivitas warga berangsur-angsur kembali normal. Sedangkan di lokasi banjir lahar dingin, pihak BPBD telah menurunkan dua unit alat berat untuk membersihkan material yang menutup badan jalan.
Editor : Herly Umbas

