Tondano, Fajarmanado.com – Polres Minahasa tetap konsisten dan berkomitmen memberantas aksi premanisme. Tindakan penyakit masyarakat (Pekat) yang mengarah pada tindak kriminalitas ini sangat meresahkan dan membuat masyarakat tidak merasa aman.
Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK MH mengatakan, pihaknnya telah memerintahkan jajaran Polres Minahasa untuk melakukan upaya memberantas aksi premanisme, yang kebanyakan terjadi di ruang publik dan tempat-tempat sepi.
“Bukan hannya personil di Mapolres Minahasa, tapi juga sampai kepada Polsek jajaran terus saya ingatkan untuk melakukan patroli pemberantasan premanisme,” ujar Syamsubair kepada Fajarmanado.com di Tondano, Kamis (15/6) siang tadi.
Ia menegaskan, konsistensi ini terus diingatkan kepada segenap jajaran Polres karena aksi premanisme yang dibiarkan,bisa merusak tatanan kehidupan bermasyarakat di daerah ini yang dikenal sangat terjaga dengan baik. “Akan kami berantas sampai ke akar-akarnya,” tegas Syamsubair.
Sementara itu, Kabid Humas Polres Minahasa AKP Hilman Rohendi mengatakan, subuh tadi sekira pukul 00.15 Wita, personil Polsek Tondano berhasil mengamankan seorang lelaki yang membawa senjata tajam jenis pisau badik.
Bermula saat tim yang dipimpin KSPK Polsek Tondano Aiptu Sius Demon bersama beberapa anggota melakukan patroli dalam rangka memberantas premanisme. Tepatnya di Jalan Boulevard Kecamatan Tondano Barat, petugas mengamankan seorang lelaki yang membawa badik yang disimpan di dalam mobil container dengan nomor polisi DB 8503 C. Selain senjata tajam, polisi juga menemukan minuman keras jenis cap tikus yang diisi dalam botol air mineral.
“Pemilik sajam jenis badik tersebut adalah lelaki dengan inisial FN (28). Pekerjaan supir, alamat Kelurahan Girian Permai lingkungan V, Kecamatan Girian, Kota Bitung. Saat ini tersangka dan barang bukti sementara diamankan di ruang tahanan Mapolsek Tondano untuk proses sidik,” jelas Rohendi.
Penulis : Fisher Wakulu
Editor : Herly Umbas

