Operasi Patuh 2017 Berakhir, Polres Minut Jaring 823 Pelanggar
Inilah salah satu kegiatan penilangan pelanggaran Lalin pada Operasi Patuh 2017 yang dilakukan jajaran Polres Minut. Foto: Humas Polda Sulut.

Operasi Patuh 2017 Berakhir, Polres Minut Jaring 823 Pelanggar

Airmadidi, Fajarmanado.com – Operasi Patuh 2017 yang digelar serentak diseluruh Indonesia selama dua pekan, Polres Minahasa Utara (Minut) berhasil menjaring 832 pelanggar.

Bentuk pelanggaran yang ditemukan selama dua pekan Operasi Lalu Lintas (Lalin) ini berlangsung  selang 9—22 Mei 2017, bermacam-macam, mulai dari pelanggaran kelengkapan surat dan fisik kendaraan bermotor (Ranmor) sampai pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm.

“Jumlah hasil penindakan selama operasi sebanyak 832 pelanggaran. Terdiri dari 817 tilang dan 15 teguran,” ungkap Kasat Lantas Polres Minut, AKP Andrew Kilapong, Senin (22/05/2017) sore.

Ia mengungkapkan, selama Operasi Patuh 2017 menunjukkan tren menurun angka kecelakaan lalu lintas di Minut. “Hanya 1 luka parah, dan 1 luka ringan. Sedangkan kerugian material sebesar Rp 2 juta,” ujar Kasat Lantas.

Kilapong mengungkapkan, operasi yang berakhir serentak pada Senin (22/05/2017) ini, lebih mengedepankan penindakan penegakan hukum berupa tilang terhadap pelanggar lalu lintas. Targetnya diharapkan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta mengurangi angka kecelakaan.

“Sat Lantas Polres Minut juga melakukan kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali) sebanyak 1.456 kali, yang dimulai pukul 06.00 sampai pukul 08.00 WITA, disaat aktivitas masyarakat mulai meningkat,” tambahnya.

Selain penindakan dan Turjawali, lanjutnya, kegiatan lain yang tak kalah penting dilakukan yakni pendidikan masyarakat (Dikmas).

“Kami melaksanakan Dikmas sebanyak 180 kali. Materi yang disampaikan yaitu bagaimana cara berlalu lintas yang baik dan benar serta larangan untuk tidak mengendarai sepeda motor pada usia di bawah 17 tahun,” pungkas Kilapong.

(udi/ely)