Airmadidi,Fajarmanado.com—Seleksi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Minahasa Utara sudah hampir selesai dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut. Dengan adanya seleksi terhadap 4 orang calon Sekkab Minut, banyak yang sudah memprediksikan siapa yang layak menjabat orang nomor 3 di Pemkab Minut.
Salah satunya adalah Pengamat Bidang Politik Pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka, Minggu (14/5/2017) angkat bicara. Menurut Tumbelaka, posisi Sekkab Minut layak di pegang oleh Ir Jimmy Kuhu. Hal ini berdasarkan pengamatan Tumbelaka jika Kuhu sudah memiliki semua kriteria yang pantas jika dirinya menjadi Sekkab.
“Jam terbang dan pengalamannya dalam birokrat yang bagus sudah tidak bisa diragukan lagi. Belum lagi pengalamannya di Pemprov Sulut juga sangat menunjang. Ditambah lagi Kuhu dan Bupati Minut Vonnie A Panambunan sudah kenal lama serta memiliki hubungan yang baik juga. Jadi menurut saya jika Kuhu nanti jadi Sekkab, roda pemerintahan di Minut dapat berjalan dengan baik,” tutur Tumbelaka.
Untuk Plt Sekkab Minut saat ini yakni Arnolus Wolayan, dirinya memiliki harapan kiranya bisa dipromosikan ke Pemprov Sulut. “Arnolus masih muda dan memiliki kapasitas yang bagus, jadi dia harus ditempatkan di Provinsi agar Minut memiliki kader-kader birokrat yang baik untuk kedepan nanti. Karena salah satu kader birokrat asal Minut seperti Herry Rotinsulu sudah akan pensiun,” ucap Tumbelaka.
Ditambahkan Tumbelaka, pemerintahan yang digawangi Bupati Vonnie A Panambunan dan Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong, saat ini terlihat melangkah dengan gerakan cepat menata pemerintahan yang baik, termasuk dalam pelayanan ke masyarakat. Sehingga butuh sosok pendukung yang cepat pula dan enerjik, sehingga bisa mengimbangi pergerakan keduanya dalam mengelola pemerintahan Kabupaten Minut menuju pemerintahan yang baik dan membanggakan.
“Itu ada di dalam diri Kuhu. Beliau sangat berpengalaman dalam hal birokrasi, semua sudah terbukti. Dimana sejak pemerintahan Gubernur Sulut sebelumnya hingga sekarang. Kuhu mengantongi semua kriteria tersebut. Banyak pemikiran beliau yang bisa digunakan untuk membangun Kabupaten Minut lebih maju,” tutup alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini.
(udi)

