Tondano, Fajarmanado.com – Salah satu faktor minimnya minat baca di daerah ini karena kurangnya fasilitas perpustakaan. Untuk itu, pemerintah desa diminta supaya bisa menyediakan perpusakaan di desa masing-masing walaupun dengan skala kecil.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Minahasa Drs Jemmy Maramis. Menurutnya, Alokasi Dana Desa (ADD) bisa digunakan untuk membiayai pelatihan tenaga tekhnis yang nantinya mengelola perpustakaan desa bila sudah tersedia.
“Hal ini sangat penting untuk mewujudkan Minahasa sebagai Kabupaten Cinta Pustaka. Untuk itu, kami mendorong supaya Hukum Tua (Kumtua) di Minahasa untuk menyediakan fasilitas perpustakaan di masing-masing desa,” ujar Maramis saat sosialisasi pemasyarakatan minat dan kebiasaan membaca untuk mendorong terciptanya masyarakat pembelajar tahun 2017 yang dihelat di ruang sidang kantor Bupati Minahasa Rabu (12/4) siang tadi.
Lanjut dikatakanya, melalui sosialisasi tersebut, pemerintah bertujuan untuk mempresentasikan sekaligus membuka pengetahuan masyarakat akan peran dan manfaat perpustakaan. Juga untuk menanamkan pemahaman betapa pentingnya menumbuhkan serta meningkatkan minat baca masyarakat.
“Sosialisasi ini juga bermanfaat untuk memasyarakatkan perpustakaan serta peraturan perundang-undangan yang menjadi landasan penyelenggaraan perpustakaan, serta manfaat dan kontribusi nyata pada peningkatan pengetahuan dan kecerdasan masyarakat,” jelasnya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan tersebut juga mengatakan kalau Pemkab Minahasa terus berupaya mengembangkan minat dan budaya baca sebagai salah satu kiat membangun mental spiritual masyarakat.
“Ini adalah hal yang penting dan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan kecerdasan masyarakat. Untuk itu, menyediakan fasilitas perpustakaan yang nyaman dan dilengkapi dengan buku yang bagus, adalah perhatian khusus pemerintah,” pungkas Maramis.
(fis)

