Amurang, Fajarmanado.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Minsel tahun 2017 dilalui dengan gladi bersih di salah satu sekolah antara Senin hingga Selasa, awal pekan ini. Pasalnya, UNBK tingkat SMP di Minsel yang diikuti 12 SMP ini terancam tak bisa berjalan optimal lantaran seringnya terjadi pemadaman listrik dan gangguan jaringan internet milik salah satu provider.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Minsel Dr Fietber S Raco, MSi membenarkan hal diatas. ‘’Ya, di Minsel terdapat 12 SMP yang menyatakan siap mengikuti UNBK tahun 2017. Bahkan, tim Dinas Dikpora Minsel sudah berulang-ulang kali turun ke-12 SMP untuk mengecek kesiapan UNBK tersebut,’’ujar Raco.
Menurutnya, sejauh ini belum ada laporan terkait kendala cukup berat yang dihadapi pasca UNBK. Namun, setelah tim turun lapangan, didapai sering terjadinya pemadaman aliran listrik dan lalotnya jaringan salah satu provider.
‘’Memang, dari 12 SMP peserta UNBK di Minsel tahun 2017 belum mempunyai cadangan server. Dan sebagian kecil sekolah mengaku belum lengkap peralatan computer. Namun, saya rasa masalah teknis masih bisa diatasi menjelang UNBK nanti. Tapi, terpenting disini adalah kerjasama yang baik antara PT PLN (Persero) serta provider yang ada,’’katanya.
Ditambahkan mantan Kepala Bidang Dikdas ini, persoalan ekternal lainnya adalah masalah listrik. ‘’Ini tantangan kita dan tantangan PLN sendiri atau jaringan listrik. Kami berharap semua bisa teratasi dengan baik. Memang, soal hal diatas diatasi Dinas Pendidikan Daerah Sulut. Bahkan, antara Dinas Pendidikan Daerah Sulut dan PT PLN sudah melakukan penandatanganan MoU. Harapannya, hal diatas tak akan terjadi,’’tegas Raco.
Namun demikian, bila masih terjadi pemadaman aliran listrik, pihaknya berharap sekolah peserta UNBK di Minsel bisa menyediakan cadangan genset. ‘’Karena memang, soal genset wajib disediakan. Alasannya, mo mati lampu atau tidak, tetap sadia genset. Jika memang saat pelaksanaan UNBK kemudian terjadi pemadaman listrik maka sesuai petunjuk teknis (Juknis) akan berlaku jadwal. Namun ujian tetap dilaksanakan dan tidak ditunda,’’tegas Raco.
(andries)

