Langowan, Fajarmanado.com – Keberadaan Pasar Lama Langowan, yang berada di wilayah Amongena Kecamatan Langowan Timur, Minahasa, kini masih terus menjadi polemik keberadaannya.
Di satu sisi pemerintah Kabupaten Minahasa menghendaki agar pasar di lokasi itu ditutup, namun di sisi lain masyarakat Langowan masih tetap menggunakannya sebagai pasar.
Di lokasi pasar itu pun sudah dibangun Puskesmas Wolaang dan juga Taman Cita Waya di lokasi bekas Pasar Cita yang juga bagian dari pasar lama. Keberadaan Puskesmas itu memang sangat kontradiksi karena berada di tengah pasar lama.
Camat Langowan Timur Ir Sisca Maseo, MAP kepada Fajarmanado.com mengungkapkan, sampai saat ini Pemkab Minahasa terus melakukan penataan lingkungan di kompleks pasar lama tersebut, khususnya di lingkungan Puskesmas.
“Sudah berkali-kali kami sosialisasikan, agar masyarakat tidak berjualan di badan jalan dan di depan Puskesmas. Kalau yang berjualan di ruko-ruko milik pribadi, silakan. Tapi yang kami cegah adalah pedagang yang masih menggunakan badan jalan dan tanah sempadan,” ujar camat Sisca.
Ia mengungkapkan, penataan seperti ini bukan cuma di kompleks pasar lama Langowan, tapi juga di lokasi pasar lainnya di wilayah Kabupaten Minahasa, yang dinilai mengganggu ketentraman dan kenyamanan lingkungan.
Camat Sisca juga mengakui bahwa banyak warga yang tetap menghendaki agar Pasar Lama tidak ditutup, karena secara ekonomi masih dibutuhkan masyarakat. Namun menurut dia, kebijakan pemerintah adalah hanya ada satu pasar yang resmi, yaitu di Pasar Baru Langowan.
Sementara itu, seorang pedagang, Jenny Waworuntu, warga Amongena, mengungkapkan, seharusnya Pemkab Minahasa juga perlu memperhatikan kehidupan para pedagang yang berada di kompleks pasar lama.
“Karena keberadaan pedagang di pasar lama, juga sebagai bagian dari upaya tersedianya lapangan pekerjaan, dan memberikan nilai ekonomi. Karena itu kami berharap, pemerintah tetap membuka pasar lama. Tetapi para pedagang juga harus menaati ketentuan-ketentuan, baik soal retribusi, maupun menjaga kebersihan,” ujarnya.
Bahkan Waworuntu mengungkapkan, keberadaan Puskesmas Wolaang yang ada di kompleks pasar itu bisa dicarikan lokasi lain. Sedang bangunan Puskesmas itu bisa diubah menjadi pasar bersih.
(jeffy)

