Amurang, Fajarmanado.com – Bertugas mengamankan Kunci Tahun Baru, seorang anggota Polres Minahasa Selatan (Minsel) justru menjadi korban penganiayaan. Pria berinisian TT alias Teddy yang berpangkat Aiptu robuh dipukul AT alias Alri alias Taga.
Polres Minsel menyebar para anggotanya untuk mengamankan perayaan yang dikenal dengan sebutan kuncikan oleh warga Minahasa raya di wlayah operasinya, Kabupaten Minsel dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Pada acara kuncikan tahun baru yang dirayakan pada minggu terakhir bulan Januari tahun 2017 pada Minggu (29/1/2017), TT alias Teddy, anggota Satuan Intelkam ini diploting bertugas ini di Desa Tewasen Kecamatan Amurang Barat, Minsel.
Sekira pkl. 19.30 wita di Jalan Desa Tewasen Jaga V, tersangka Alri yang diduga telah menegak minuman keras (Miras) berlebihan, berteriak dan meminta supaya korban.
Mendengar teriakan tersangka, korban pun menghampiri dan bermaksud untuk mengarahkan agar tersangka segera pulang ke rumahnya karena sudah terlihat sempoyongan karena telah dipengaruhi Miras.
Saat berhadapan, tanpa berbicara tersangka yang berusia 46 tahun ini kemudian melayangkan begem mentah dengan tangan kanan terkepal ke arah wajah korban. Aiptu Teddy yang tak menyangka, terhenyak dan ruboh.
Pukulan telah pria yang terkesan mabuk itu, membuat korban nyaris tak sadarkan diri sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Amurang untuk mendapatkan perawatan medis. Tersangka segera diamankan oleh Hukum Tua Desa Tewasen.
Tak berselang lama, Tim Gabungan Patroli Opsnal Polres Minsel tiba di Tempat Kejadian Perkara, menjemput tersangka, serta melakukan upaya-upaya komunikasi, negosiasi dan rehabilitasi dengan segenap warga Desa Tewasen dalam rangka cipta kondisi sehingga situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi, sangat menyayangkan terjadinya pemukulan yang dilakukan oleh oknum masyarakat terhadap anggota polisi.
“Sungguh sangat disayangkan, polisi yang sedang bertugas mengabdikan diri untuk menjaga keamanan malah dipukul bahkan dianiaya secara tidak manusiawi. Kalau toh anggota saya kedapatan melakukan kekhilafan atau kesalahan dalam pelaksanaan tugasnya, mohon dilaporkan jangan dipukul,” ungkap Kapolres.
(andries)

