Amurang, Fajarmanado.com – Aksi pencurian ‘senyap’ di siang bolong dengan target mobil yang parkir sesaat merambah Kota Amurang, Minahasa Selatan (Minsel). Pagi tadi, uang tunai Rp200 juta dalam mobil berhasil digasak maling di jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Buyungon, Kecamatan Amurang.
Apes dialami Kristian Pangaila, warga Uwuran Dua Lingkungan 10 Kecamatan Amurang, sekitar pukul 9.35 Wita, Rabu (25/1/2017) tadi.
Ketika dalam perjalanan pulang rumah setelah mencairkan Rp200 juta dari sebuah bank, ban kiri depan mobil Toyota Innova DB DB 1328 AM yang dikemudikannya, kempis.
Kristian pun singgah di tambal ban yang berada di depan Klinik Bala Keselamatan (BK) Amurang. Tanpa mengunci pintu mobil, dia lantas meminta petugas jasa tambal ban untuk memeriksa dan memperbaiki ban kiri depannya yang kempis itu.
Tak berselang beberapa saat kemudian, Kristian teringat uang dalam tas yang baru saja dicairkan di salah satu bank. Betapa terkejutnya, tas berisi uang itu tidak berada lagi di tempat. Seketika itu juga, ia pun berteriak minta tolong.
Keterangan yang dihimpun Farajmanado.com di Tempatb Kejadian Perkara (TKP), ada sebuah sepeda motor gede yang ditumpangi dua orang pria dan parkir sesaat tatkapa Kristian turun dari mobil dan berbincang dengan petugas tambal ban.
Saat itu, pria yang dibonceng turun dan menuju pintu kanan mobil berwarna silver yang baru saja diparkir itu. Saksi mata mengaku tidak memperhatikan gerak gerik pria tak dikenal itu. Dia beranggapan kalau mereka juga membutuhkan jasa perbaikan ban sepeda motor mereka.
Tak berselang lama, sekejab sepeda motor gede tersebut, berlalu ke arah Barat, sebagaimana posisi parkir mobil Kristian. Diduga, ke dua pria yang menggasak uang Kristian telah memantau dan membuntuti korban sejak mencairkan uang di bank.
Kristian sendiri mengaku tidak menaruh curiga kalau ada orang yang memantau dan membuntutinya saat itu.
“Saya sama sekali tak curiga kalau ada sepeda motor yang mengikuti saya. Bisa jada mereka sudah mengawasi saya sejak di bank tadi dan mereka yang membuat sampai ban mobil saya kempis,” ujar Kristian.
Ia mengatakan, setelah menyadari telah jadi korban pencurian, dirinya langsung menelepon orang tuanya. “Saya tinggal berharap kalau ada saksi mata yang kenal atau bisa menggambarkan ciri-ciri para pelaku,” imbuhnya.
Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana melalui Kasat Reskrim AKP M Ali Tahir, SH membenarkan kejadian di depan Klinik BK Amurang.
“Kejadiannya terlalu cepat. Kami telah menyisir Amurang, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi mata yang bisa memberi keterangan saat kejadian,” katanya.
Tahir mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus yang masih langka di wilayah Polres Minsel ini. “Serahkan saja kepada kami. Kami akan berusaha menangkap pelakunya,’’ papar Tahir.
Kasus seperti ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat Minsel. Peristiwa ini kebanyakan terjadi di kota-kota besar di tanah air. Namun target yang disasar kebanyakan adalah mobil yang tengah mengisi bahan bakar di SPBU ketika sopir turun memantau proses pengisian bahan bakar.
(andries)

