Tiga Hari Menjabat, Rasulangi Rumahkan 194 Anggota Sat Pol PP Minsel
Drs Nofriet Ransulangi

Tiga Hari Menjabat, Rasulangi Rumahkan 194 Anggota Sat Pol PP Minsel

Amurang, Fajarmanado.com – Tiga hari masuk kerja, Pelaksana Tugas (Plt) Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)  Drs Nofriet Ransulangi ‘merumahkan’ 194 anggotanya.

“194 anggota itu terpaksa untuk sementara dirumahkan mulai tanggal 5 Januari 2017,” kata  kepada Fajarmanado.com di Amurang, Jumat (6/12017).

Ransulangi mengatakan, 194 personil Satpol PP tersebut terpaksa diberhentikan sementara karena masih berstuatus teaga kontrak.

“Kita akan panggil kembali mereka. Jumlahnya tentu disesuaikan dengan kemampuan dana APBD,” ungkapnya.

Namun Rasulangi belum bisa menjamin kalau semua anggota Satpol PP yang dirumahkan itu akan dipanggil kembali bekerja. Sesuai anggaran tenaga kontrak yang ditata dalam APBD 2017, kemungkinan besar banyak yang belum akan dipanggil kembali.

“Sesuai anggaran, mungkin hanya sekitar 50-an anggota saja,’’ kata Ransulangi.

Ia mengatakan, dana yang diplot dalam APBD 2017 untuk tenaga kontrak relatif terbatas. “Jumlah yang akan dipanggil pasti disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.,” ujarnya.

Karena itulah, Ia mengharapkan agar semua personil Satpol PP yang ‘dirumahkan’ tetap bersabar. Rasulangi memastikan mereka yang akan dipanggil kembali adalah para anggota Satpol PP yang patuh dan melaksanakan tugas dan kewajiban penuh rasa tanggung jawab selama ini.

Meski demikian, Ransulangi menyatakan akan berusaha untuk mengakomodir semua Satpol PP yang telah memberikan sumbangsih terhadap pengawasan dan pengamanan Minsel selama ini.

“Saya akan berusaha supaya semua anggota Satpol PP yang ada di daerah ini tetap diakomodir, sekalipun bertahap. Ini memungkinkan karena pimpinan Satpol PP sudah naik jadi eselon II,” papar Ransulangi.

Dari pantauan Fajarmanado.com Jumat (6/1) terlihat ASN yang juga anggota Sat Pol PP berada di kantor Sat Pol PP dan Damkar Minsel. Sedangkan anggota Sat Pol PP yang adalah tenaga kontrak tidak lagi berada di seputaran Pemkab Minsel.

(andries)