Apel Doa NKRI Sulut
Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH saat menerima pernyataan sikap dari Masyarakat Adat Sulawesi Utara Kamis (17/11). (Foto : Fred/Fajarmanado)

Terima Pernyataan Sikap, Kapolda Sulut Puji Aksi Apel Doa NKRI di Sulut

Manado, Fajarmanado.com – Pada aksi Apel Doa NKRI Kamis (17/11) siang, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung, SH memberikan apresiasi khusus ke Masyarakat Adat Sulawesi. Marpaung juga memuji langkah-langkah yang diambil masyarakat adat Sulawesi Utara sebelum hingga saat aksi Apel Doa NKRI berlangsung.

Setelah menerima pernyataan sikap dari masyarakat adat Sulawesi Utara, Marpaung memberikan pujiannya ke Aliansi Makapetor yang sudah melakukan prosedur hukum sebelum melakukan aksi.

“Saya bangga dan mengucapkan terimakasih, karena acara hari ini sudah melalui prosedur hukum yang sebenarnya,” jelas Marpaung.

Kapolda Sulut berdarah Batak ini juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, karena pelaksanaan Apel Doa NKRI ini berjalan aman dan tertib.

“Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih ke saudara-saudara masyarakat adat Sulawesi Utara, karena Apel doa hari ini berjalan dengan baik dan aman. Nanti kalau sudah selesai, langsunglah pulang ke rumah masing-masing dengan tertib,” ujar Marpaung yang disambut tepuk tangan riuh.

Diakhir penyampaiannya, Jenderal polisi bintang dua yang telah menerima gelar adat Minahasa Tonaas  Wangko Umbanua ini mengatakan, pernyataan sikap masyarakat adat Sulawesi Utara yang diterimanya akan disampaikan ke Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, selanjutnya akan diteruskan ke pemerintah pusat.

Dalam aksi yang berlangsung dari pukul 09.00 Wita hingga berakhir pukul 14.00 Wita, masing-masing pimpinan ormas adat Sulawesi Utara menandatangani Surat pernyataan sikap Masyarakat Sulawesi Utara.

Pernyataan sikap ini diterima langsung Kapolda Sulawesi Utara mewakili Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara.

Sebelumnya, massa juga melakukan aksi penolakan terhadap aksi demo Jumat 4  November 2016 lalu dengan membakar foto Ketua Umum Front Pembela Islam Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab, Anggota DPR RI Fahri Hamzah, Fadli Zon dan Ahmad Dhani.

(Fred)