Manado, Fajarmanado.com – Gelombang aksi demo menuntut di bubarkannya Organisasi Masyarakat (Ormas) Radikal terus bergulir dari seluruh penjuru Nusantara. Diawali masyarakat Kupang Nusa Tenggara Timur Jumat (11/11) pekan lalu, di susul Masyarakat Kalimantan, Rabu (16/11) kemarin di Papua dan Kamis (17/11) di Manado Sulawesi Utara.
Pantauan Fajarmanado.com sekitar 400 an orang yang terdiri dari berbagai organisasi masyarakat adat Sulawesi Utara yang tergabung di dalam Aliansi Makapetor memadati Lapangan KONI Sario Manado.
Aksi bertajuk Apel Doa NKRI ini berlangsung sejak pagi hingga pukul 14.00 Wita tadi, dihadiri langsung Kepala Polisi Daerah(Kapolda) Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung, SH dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Drs. Stevanus Vreeke Runtu.
Dalam orasinya, beberapa pimpinan masyarakat adat menyampaikan tuntutan ke pemerintah untuk menolak dan membubarkan ormas-ormas yang bersifat radikal yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Mereka juga menyampaikan tuntutan agar melakukan proses hukum terhadap orang-orang yang telah melakukan penghinaan ke kepala negara.
Saat menyampaikan orasinya, Ketua Umum DPP Minaesaan Tombulu Sulawesi Utara Jhonny Sondak menyampaikan secara tegas menolak keberadaan ormas-ormas yang berpaham radikal berada di Indonesia dan di bumi Nyiur melambai.

