Lobang Hiasi Dua Arah Jalan Trans Sulawesi
Jalan dua arah yang banyak lobangnya

Lobang Hiasi Dua Arah Jalan Trans Sulawesi

Amurang, Fajarmanado.com – Sejak tahun 2011 lalu, pembangunan Minahasa Selatan dipacu oleh Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE. Seiring kemajuan diatas, warga Minsel pun mengapresiasi lobi-lobi orang nomor satu di Minsel ini di Jakarta.

Akhirnya, warga Amurang khususnya, merasakan ‘kemerdekaan’ karena telah menikmati jalan dua arah di Jalan Trans Sulawesi tersebut.

Hanya saja, selang tahun 2011 hingga tahun 2016 ini, dari Kelurahan Bitung hingga Desa Lopana terdapat sejumlah titik lobang/rusak parah di jalan dua arah tersebut. Sayangnya, lobang yang semakin parah itu belum juga ada perbaikan dari BNPJ Sulutgo di Manado. Apakah, nanti sudah ada korban jiwa, baru BNPJ di Manado memperbaikinya?

Decky Mintje, pemerhati pembangunan Minsel angkat suara soal jalan berlobang di jalan dua arah tersebut. ‘’Dari amatannya, lobang paling parah ada di depan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Ada juga dikomplek Pengadilan Negeri Amurang dan Hotel Sutanraja Amurang. Ada lagi di komplek Puskesmas Amurang Timur dan Dinas Kesehatan Minsel. Serta banyak lagi, yang dikategorikan ‘berbahaya’,’’ujar Mintje.

Menurut Mintje, lobang ‘menganga’ di jalan dua arah memang belum ada kejadian mematikan di tahun 2016 ini. tetapi, kecelakaan sepeda motor hingga tewas banyak terjadi awal dan akhir tahun 2015.

‘’Oleh sebab itu, sebagai warga Amurang khususnya. Kami minta, BNPJ Sulutgo bisa melihat kondisi jalan tersebut. Memang, lobang-lobang tersebut sudah beberapa kali diperbaiki. Akan tetapi, ternyata tidak hanya diperbaiki asal jadi. Karena memang, kondisi diatas harus diganti semuanya. Memang, bukan kecil anggarannya yang akan digunakan disini. Akan tetapi, hal diatas harus dilaksanakan supaya tidak ada korban lebih parah,’’tambah pegiat LSM ini.

Senada dikatakan Wakil Ketua DPRD Minsel, Franky Jirro F Lelengboto, ST. ‘’Bahwa kondisi jalan dua arah di Amurang memang sudah sangat memiriskan. Memang, sebagai warga Amurang tak lupa mengucap banyak terima kasih atas lobi bupati sehingga jalan dua arah dibangun. Tetapi, seiring lima tahun terakhir ini kondisi jalan diatas mulai rusak. Ini karena, pekerjaan dijamin asal jadi. Sehingga, saya katakana 75 persen rusak parah,’’komentar Lelengboto.

Politisi Partai Gerindra ini meminta, BNPJ Sulutgo di Manado untuk turun dan memantau kembali kondisi jalan dua arah tersebut. Kalau tidak, dipastikan beberapa titik jalan yang rusak parah dipastikan akan menelan korban jiwa.

‘’Dengan harapan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Minsel dapat membantu menyampaikan masalah ini. Artinya, Dinas PU Minsel tidak menganggarkan dana, hanya menyampaikannya ke BNPJ di Manado. Tapi, jangan hanya sekali saja. Ataukah, nanti anggota DPRD Minsel saja yang sampaikan keluhan ini,’’ucap Lelengboto dengan dana keras.

(andries)