Fajarmanado.com — Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) sedang menguji sistem skor baru bulutangkis pada turnamen Taiwan Masters Grand Prix 2016. Dalam turnamen ini sistem penilaian akan memakai format 11×5 (rally point), bukan 21×3.
Pemain/pasangan yang lebih dulu merebut tiga gim keluar sebagai pemenang. Satu gim berlangsung hingga maksimal 15 poin.
Jika dalam satu gim skor imbang 10-10, maka akan terjadi deuce. Pemain/pasangan memenangkan pertandingan apabila lebih dulu unggul dengan selisih dua poin (12-10, 13-11, 14-12, dan 15-13) atau yang pertama merebut poin 15 ketika skor 14-14.[irp]
“Kami melakukan konsultasi dengan Pemain dan Delegasi BWF tentang berbagai sistem penilaian. Dari hasil konsultasi kami menemukan beberapa alternatif untuk sistem skor bulutangkis dan kami memilih sistem penilaian 5×11 yang pada dasarnya berbeda dengan yang digunakan sekarang ini. Dalam beberapa tahun terakhir, rentang waktu pertandingan dalam sebuah pertandingan menjadi lebih lama. Begitu juga bila ada perbedaan poin yang begitu besar akan mengurangi tingkat kegembiraan dalam sebuah pertandingan,” kata Presiden BWF Poul-Erik Hoyer
(bwf)

