Kerja Nyata untuk Minahasa Tenggara Hebat dan Cerdas
FOTO BERSAMA BUPATI, WAKIL BUPATI, PIMPINAN DPRD, PIHAK TNI DAN POLRI

Kerja Nyata untuk Minahasa Tenggara Hebat dan Cerdas

MITRA, Fajarmanado.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-71, menjadi komitmen bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara (mitra) untuk menyukseskan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati James Sumendap mengingatkan, untuk menggapai sukses program pembangunan infrastruktur publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perlu peranserta dalam bentuk kerja nyata dari seluruh elemen masyarakat dan bersama pemerintah.

Ketika memberi sambutan pada peringatan hari kemerdekaan di Ratahan, Rabu (17/8), Bupati James Sumendap, SH menegaskan, hanya dengan program kerja keras dan kerja nyata sehingga dapat mewujudkan impian bersama Pemkab dan masyarakat untuk menjadikan Kabupaten Mitra hebat dan cerdas.

Pemerintah Kabupaten Mitra, kata Sumendap, tetap pada komitmen awal untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, peningkatan sektor ekonomi kerakyatan, dan peningkatan dalam sektor sosial kemasyarakatan seperti bidang pendidikan, dan kesehatan.

Komitmen Pemkab Mitra ini diyakini Sumendap hanya akan terwujud apabila ada dukungan penuh dari seluruh  masyarakat. Keberhasilan program pemkab dominan ditentukan peranserta semua stakeholder dan terutama masyarakat Mitra sendiri secara aktif.
Rangkaian hari perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mitra, selain ditandai dengan upacara, juga berbagai kegiatan yang dilaksanakan di setiap kecamatan.

Bahkan, Bupati James Sumendap sempat  mengunjungi dan merayakan langsung dengan warga pedesaan.

Selain memantau langsung perkembangan pembangunan, bupati juga mengingatkan pentingnya peranserta masyarakat dalam membangun dengan untuk mewujudkan cita-cita perjuanganan mencapai Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.

Pada puncak acara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-71, masyarakat dan instansi pemerintah, pemerintah kecamatan, desa, sekolah, kelompok tani, nelayan, pihak swasta, serta perbankan ikut dalam pawai pembangunan.

(adv)