MANADO, FAJARMANADO.com — Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda, MPd mengintruksikan jajarannya, terutama petugas pengawas lapangan dan pengawas tempat pemungutan (PPL dan PTPS) untuk mempersiapak diri memperketat pengawasan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara.
“Tahapan ini sangat penting dan krusial. Di saat inilah kemungkinan permainan bisa dilakukan dan selalu menjadi pemicu utama kecurangan pemilu, jadi harus diawasi dengan ketat,” kata Malonda ketika dihubung di Manado, Senin (7/12/2015)
Karena itu, semua PPL dan PTPS harus mempersiapkan diri, baik kesehatan maupun mental agar bisa menjalankan fungsi pengawasan dengan baik dengan bersikap rensponsif, cermat dan cekatan dalam mengambil sikap, kemudian cepat melaporkan semua temuan disertai barang bukti kepada Bawaslu melalui panwascam dan panwaslu kabupaten atau kota setempat.
Malonda mengingatkan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten dan kota untuk menangguhkan permohonan pengurusan kartu tanda penduduk sebelum pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2015.
“Penerbitan KTP baru bisa perdampak pada penggelembungan suara dari DPT yang sudah ditetapkan karena KTP bisa juga digunakan setiap warga Negara untuk menyalurkan hak politiknya,” ujar mantan Ketua Panwaslu.
Malonda mengharapkan pelayanan penerbitan KTP baru bisa dilakukan setelah pilkada serentak dilaksanakan.
”Menghadapi Pilkada memang banyak cara yang digunakan oleh pasangan calon untuk mendapat dukungan. Selain money politik, pembuatan KPT baru juga bisa dimanfaatkan untuk menambah dukungan,” kata pria yang juga mantan komisioner KPU Minahasa ini.
(heru)

