Proyek Pengaman Pantai Rp18 Miliar di Sangihe Disorot, PAMI Desak Evaluasi Kepala BWSS I
Maykel Ronald Tielung, SE, SH, MH dan Ir. Sugeng Harianto. Kolase Foto: FM.Com/Ist.

Proyek Pengaman Pantai Rp18 Miliar di Sangihe Disorot, PAMI Desak Evaluasi Kepala BWSS I

Tahuna, Fajarmanado.com — Diduga bermasalah, proyek pengaman pantai di kawasan Santiago, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara berbandrol Rp18.156.624.000, kini menjadi sorotan publik. Proyek APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) ini, dinilai berpotensi merugikan keuangan negara.

Ketua Umum DPP Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI) Perjuangan, Maykel Ronald Tielung, SE, SH, MH mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan menyelidiki proyek tersebut.

Advokad yang juga mantan wartawan ini meminta Menteri PUPR mengevaluasi kinerja oknum Kepala BWSS I, Ir. Sugeng Harianto, bersama seluruh jajaran teknis terkait.

“Kami melihat ada indikasi kejanggalan dalam pengerjaan proyek pengaman pantai Santiago. Kami mendorong agar Kepala Balai, Kasatker, PPK, serta pihak rekanan diperiksa secara menyeluruh. Jika ditemukan unsur pidana, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Maykel kepada Fajarmanado.com, Jumat malam, 11 Juli 2025.

Ia mengatakan telah menerima sejumlah laporan dari masyarakat setempat yang menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami juga telah memiliki bukti awal cukup yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian spek proyek dengan fakta di lapangan,” ungkapnya. “Laporan masyarakat ini tidak boleh diabaikan dan harus ditindaklanjuti secara serius,” tegasnya.

Maykel menyampaikan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan membawa persoalan ini ke tingkat nasional sambil menunggu bukti tambahan yang sedang dikumpulkan pihaknya di lapangan

“Kami akan segera melayangkan laporan resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mabes Polri. PAMI akan terus mengawal proses ini hingga tuntas, karena sudah ada bukti permulaan yang cukup,” ujar pria familiar namun konsisten ini.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala BWSS I, Ir. Sugeng Harianto, belum bisa dihubungi untuk  memberikan tanggapan. Beberapa kali upaya konfirmasi yang dilakukan media ini melalui sambungan telepon, tidak juga direspon.

Reporter : Ivan M

Editor : Heru