Fajarmanado.com, Kawangkoan — Eks birokrat handal Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut), Drs. Meki Marthen Onibala, MSi, STh menyatakan siap all out membawa PDI Perjuangan memenangkan Pilkada Minahasa 2024.
“Jika Tuhan berkenan dan diizinkan PDI Perjuangan mendampingi Pak Robby Dondokambey (RD), saya siap berjuang memenangkan Pilkada nanti,” tandas M2O menjawab Fajarmanado.com di Kawangkoan, Sabtu (08/06/2024).
Apakah siap “luar dalam” bertarung membawa pasangan RD–M2O menang Pilkada nanti, dengan lantang, sambil berdiri tegak dengan sikap hormat, ia pun berujar, “Siap sekali.”
“Makanya saya mohon dukungan dari bapak-bapak dan ibu semua,” sambung M2O.
Pria enerjik yang purna tugas saat menjabat Kaban Inspektorat Pemprov Sulut pada 1 April 2024 itu muncul di salahsatu rumah kopi dan mie di Pusat Kota Kawangkoan seusai joging di lintasan atletik Stadion Dr. SH Sarundajang, Kawangkoan, pagi tadi.
Ditemani sejumlah tokoh masyarakat Tompaso raya dan Kawangkoan raya, M2O datang mengenakan kaos dan cepatu olah raga warna serba merah, dipadu celana training hitam.
“Dari warna kostum yang saya pakai ini, sudah dipastikan saya akan berjuang di bawah bendera Banteng Moncong Putih dalam lingkaran,” tandasnya.
Namun M20 berharap masyarakat ikut mendoakan agar dirinya terpilih dan ditetapkan DPP PDI Perjuangan sebagai pasangan calon wakil bupati (cawabup) dari calon bupati (cabub) RD.
M2O mengakui bahwa ia memasang baliho sosialisasi RD-M2O atas petunjuk Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey, SE dan restu dari RD sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa.
“Kita tunggu saja hasil survei elektabilitas pasangan calon dari internal partai yang sementara berlangsung,” imbuhnya.
Sangat Kapabel
M2O disebut-sebut sangat kapabel memdampingi RD pada Pilkada Minahasa 27 November 2024.
Rekam jejak karir M2O sebagai birokrat sangat mentereng.
Selain sempat memegang jabatan Kaban BKD Provinsi Sulut, Kaban Kesbangpol, Kadis Pemuda dan Olah Raga dan Kaban Inspektorat Pemprov Sulut, M2O sempat pula dua kali sukses ditugaskan sebagai Penjabat Bupati Minahasa Selatan dan Sekdakab Minahasa Tenggara.
Bahkan, 43 hari pascapensiun, pria 60 tahun itu diangkat sebagai Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Sulut Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah pada 13 Mei lalu.
Dengan demikian, M2O tidak akan belajar lagi mengendalikan administrasi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan, termasuk pengawasan.
Selain itu, jika disandingkan dengan RD, maka M2O diprediksi akan semakin mendongkrak elektoral PDI Perjuangan di Minahasa ketimbang memilih calon wakil RD dari internal partai.
Pasalnya, di samping kinerjanya sudah teruji, kini M2O memegang jabatan strategis di organisasi pelayanan gereja, yakni sebagai Ketua Pelayanan Pria Pantekosta (Pelprip) Majelis Daerah (MD) GPdI Sulut.
[heru]



