Fajarmanado.com, Tondano — Audy Karamoy kini mantap menatap Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Tak sebatas sebagai Wakil Bupati, tetapi juga Bupati Minahasa periode 2024–2029.
Indokatornya, terlihat pada alat peraga sosialisasi, baik di media sosial maupun media konfensional banner dan baliho.
Jika sebelumnya, alat peraga bakal calon kepala daerah (balon kada) Audy Karamoy atau AKMoy terpampang berpasangan, dalam dua pekan terakhir muncul flyer dan baliho AKMoy sendirian.
Tema alat sosialisasi kampanye itu, sama dengan sebelumnya, yakni Minahasa Maju. Namun hanya terpampang foto AKMoy seorang. Mengenakan pakaian putih, mengangkat tangan kanan dengan telapak terbuka bak menyapa.
“Kita tahu bersama Pak Audy Karamoy hanya mendaftar sebagai bakal calon di Partai Gerindra. Baik sebagai wakil bupati maupun bupati Minahasa,” kata Dr. Alfian Ratu, SH, MH menjawab Fajarmanado.com, Sabtu (18/05/2024).
Alfian mengatakan, pengurus Partai Gerindra mengarahkan AKMoy harus mensosialisasikan diri sendiri, baik sebagai balon bupati maupun wakil bupati.
“Yang menentukan adalah hasil survei, apakah diusung sebagai calon bupati atau wakil bupati,” jelas Ketua Forum Tou Minahasa (FTM), ormas yang mendorong AKMoy meramaikan kontestasi Pilkada Minahasa 2024 ini.
Langkah ini, katanya, sekaligus untuk menjawab desakan masyarakat. “Sebab ketika kami Forum Tou Minahasa turun memberikan sosialisasi, banyak yang mendesak agar AKMoy mencalonkan diri sebagai bupati, bukan hanya wakil bupati,” ungkapnya.
Didampingi sekretarisnya, Jeane Maengkom, pengacara handal Sulut itu menilai jika Audy Karamoy adalah salahsatu figur yang layak memimpin Minahasa untuk terus bergerak maju dalam lima tahun ke depan.
“Masyarakat Minahasa, bahkan Sulawesi Utara sudah sangat kenal persis siapa Pak Audy Karamoy,” katanya.
Di bidang olah raga, pengusaha sukses asal Tondano itu dikenal sebagai salahsatu sosok di balik kejayaan Persma Manado era kepemimpinan Gubernur Sulut EE Mangindaan.
Tangan dingin AKMoy mulai asisten manajer kemudian manajer selang tahun 1995–2005, mampu mengantar Badai Biru, tim kebanggaan Nyiur Melambai ini merangsek naik kelas dan masuk kasta tertinggi sepak bola nasional.
Tak hanya sepak bola, AKMoy juga ikut aktif memfasiliasi beragam cabang olah raga lain di daerah ini. Mulai dari otomotif sampai catur, yang rutin digelar sampai akhir-akhir ini.
Selain itu, AKMoy aktif pula membina dan mengembangkan seni dan budaya daerah serta pariwisata.
“Pak AKMoy ini yang punya Moy Resident Tondano, toch,” komentar Maikel Simbar, warga Kelurahan Talikuran Utara, Kawangkoan Utara.
“Dia (AKMoy) yang dulu manajer Persma,” tanya Ruddy Lumintang, warga Desa Kauneran, Sonder ketika melihat baliho AKMoy yang baru saja terpasang di sisi jembatan Sonder.
“Oh.. so dia no tu Audy Karamoy, yang punya objek wisata pemandian air panas deng Moy Resident Tondano,” ujar Herry Tandaju, warga Pinabetengan, Tompaso Barat saat menyaksikan baliho AKMoy seusai dipampang di Pusat Kota Kawangkoan, Jumat (17/04/2024) sore.
Dalam dua pekan terakhir, baliho AKMoy semakin ramai menghiasi sisi-sisi jalan strategis di seantero Minahasa.
Tak sedikit yang didirikan atau dipasang berdampingan dengan baliho para balon Pilkada Minahasa yang mendaftar juga di Partai Gerindra Minahasa.
[heru]

