Ambon, Fajarmanado.com — Sebanyak 889 mahasiswa angkatan tahun 2022-2023 mengikuti Pembukaan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Ambon di Hotel Manise Ambon, Rabu (14/9/2022).
Ketua Panitia Fabilola Matuanakotta mengatakan PKKMB bertujuan untuk Tranformasi literasi data, teknologi dan literasi kemanusian untuk penguasaan kompetensi abad 21 bagi Mahasiswa Angkatan 2022- 2023.
Berdasarkan panduan, lanjutnya, kegiatan PKKMB di Tahun 2022 bisa dilaksanakan secara hybrid.
Karena itulah, tim panitia PKKMB mengambil keputusan untuk melakukan kegiatan ini secara daring mengingat kapasitas auditorium yang kecil untuk menampung peserta mahasiswa baru yang cukup banyak.
“Lumayan banyak lokasi untuk kita melakukan kegiatan PKKMB secara offline. Tapi auditorium kita terlalu kecil tidak bisa untuk menampung sejumlah peserta mahasiswa baru sekarang ini. Makanya, seperti tahun kemarin, maka kita melakukan kegiatan PKKMB secara darinG sekarang ini pula,” ujarnya.
Meski tercatat sebanyak 889, namun Fabilola mengakui bahwa jumlah mahasiswa baru saat ini mengalami relatif mengalami penurunan karena tahun lalu mencapai 900 lebih peserta.
“Sekitar 899 orang ini terjadi penurunan dari tahun kemarin karena di tahun kemarin sekitar 900-an,” ungkap dia.
Dirinya berharap dengan kegiatan ini mahasiswa baru lebih mengetahui sistem pendidikan vokasi, karena di Politeknik sistem pendidikannya berbeda dengan Universitas karena praktiknya lebih banyak.
“Kami berharap kegiatan ini efektif dan mahasiswa ingin lebih mengetahuinya tapi seperti yang kita ketahui, biasanya kalau kita mengajar melalui proses belajar mengajar lewat Zoom atau lewat daring tidak begitu efektif seperti yang kita lakukan di kelas jadi semoga kegiatan ini bisa efektif dan mahasiswa semua bisa mengetahui bahwa pendidikan vokasi prakteknya lebih banyak dari kegiatan teori,” paparnya.
Fabilola kemudian mengungkapkan bahwa ada beberapa jurusan baru dibentuk dan cukup diminati oleh mahasiswa baru. Selain itu, mahasiswa Politeknik ditunjang dengan beasiswa program pemerintah seperti bidikmisi dan KIP.
“Ada jurusan Teknik Mesin Teknik Sipil Teknik Elektro, administrasi niaga dan akuntansi. Namun beberapa tahun terakhir ini, ada Prodi yang baru dibentuk. Yaitu, jurusan teknik komputer yang lebih banyak diminati,” ungkapnya.
Sejumlah pembicara hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka, antara lain, kepala seksi operasional PT. Jasaraharja Putera Cabang Ambon, Maryo Kaihatu, Pamen ahli bidang ideologi politik, Ade Eka Putra, Koordinator Kejaksaan Tinggi Maluku, Heri Yulianto, dan Kepala Departemen Bisnis Gadai Pegadaian area Ambon, Aris Kurnadi.
(awen)

