Diduga Tak Mampu Patahkan Hasil Musdalub, Mantan Petinggi Golkar Minut Mulai “Main Kasar”

Diduga Tak Mampu Patahkan Hasil Musdalub, Mantan Petinggi Golkar Minut Mulai “Main Kasar”

Airmadidi,Fajarmanado.com – Kursi panas pimpinan DPD II Golkar Minahasa Utara hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) terus digoyang. Jika sebelumnya pelaksanaan Musdalub dikatakan inprosedural, kini petinggi Golkar Minut diserang dengan isu perselingkuhan, hal ini tentu mengundang tanda tanya publik temasuk pengurus DPD II Golkar hasil Musdalub tekait kualitas dan kapabilitas oknum yang memberikan pernyataan dan menyebarkan isu murahan tersebut.

Wakil sekretaris DPD II Golkar Minut Akib Rondonuwu saat dimintai tanggapan tekait isu miring tersebut mengaku miris dengan mentalitas oknum penyebar informasi bohong tersebut. Namun demikian ia enggan memberikan komentar lebih soal isu murahan terkait perselingkuhan sebab ia menduga isu ini mencuat akibat ketidakpuasanan oknum tertentu tehadap pelaksanaan Musdalub DPD II Golkar.

“Saya tidak peduli siapa yang sengaja menyebarkan informasi ini, namun dari sisi politik publik bisa menilai bahwa isu ini sengaja diangkat sebagai bentuk ketidak puasan oknum tertentu atas pelaksanaan Musdalub. Yang saya sayangkan jika pernyataan ini keluar dari mantan petinggi Golkar. Ini justru akan menampar mukanya sendiri karena dinilai tidak dewasa dalam berpolitik dan kurang paham dengan aturan partai.”lugas Akiro sapaan akrabnya, Selasa (14/12).

Akiro juga mempertanyakan kapasitas oknum yang masih mengatasnamakan pengurus DPD II Golkar Minut karena dalam struktur kepengurusan yang baru, oknum tersebut bukan lagi pengurus partai dan tidak pernah aktif dalam pertemuan DPD II Golkar Minut. Selain itu pernyataan oknum tersebut yang mengatakan isu perselingkuhan akan dievaluasi menunjukan ia belum bisa move on.

“Persoalan ini mau dievaluasi dimana ?, sementara oknum tersebut tidak lagi pengurus dan dasar AD/ART yang mana ?. Jika memang ingin mempertahankan jabatan silahkan tempuh mahkamah partai biar kelihatan lebih elegan dan paham aturan, bukan dengan cara menjual isu murahan untuk menyerang pribadi atau tekesan ‘main kasar’untuk menjatuhkan orang,”tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pernyataan oknum mantan petinggi Golkar dibeberapa media terkait dugaan perselingkuhan dinilai sebagai upaya untuk merusak citra partai dan kader Golkar, bahkan secara melawan hukum ingin mengatasnamakan Partai Golkar Minahasa Utara.

“Berdasarkan bukti dan informasi yang telah kami himpun, kami Partai Golkar Minahasa Utara akan melakukan upaya hukum baik secara pidana ataupun perdata, untuk meminta pertanggungjawaban hukum kepada pihak  yang diduga kuat secara sengaja dan terorganisir telah melakukan pemberitaan hoax ataupun fitnah yang telah mengakibatkan kerugian materiil maupun imateriil kepada kami.”ujarnya.

Ia menambahkan, DPD II partai Golkar Minut dibawah kepemimpinan Edwin Nelwan saat ini sedang berkonsentrasi untuk mempersiapkan administrasi Kartu Tanda Anggota serta mensosialisasikan Airlangga Hartarto sebagai calon Presiden dan mendukung kepemimpinan Christiany Eugenia Paruntu sebagai ketua DPD I Golkar Sulut. Untuk itu isu-isu murahan seperti ini menurutnya tidak akan mengganggu eksistensi kepengurusan yang baru dalam menjalankan kerja – kerja politik guna membesarkan partai Golkar di Bumi Klabat.(Joel)