Airmadidi,Fajarmanado.com – Informasi soal adanya makelar jabatan dalam pelantikan Kepala Sekolah (Kepsek) waktu lalu membuat bupati Minahasa Utara berang. Bahkan dengan nada tegas ia mengatakan akan mencopot kepala sekolah yang ketahuan memberikan uang kepada oknum tertentu untuk mendapatkan jabatan kepala sekolah. Guna menelusuri hal ini, Bupati telah memerintahkan orangnya untuk turun kelapangan mencari informasi tersebut.
Joune Ganda mengatakan, informasi soal bayar-membayar dalam pelantikan Kepsek lalu sudah didengarnya, namun ia tidak mau gegabah dalam mengambil tindakan tegas untuk itu pihaknya telah memerintahkan orang guna menelusuri kebenaran informasi ini termasuk oknum Kepsek yang diduga membayar untuk mendapatkan jabatan.

“Saya sudah turunkan informan untuk menelusuri persoalan ini. Saya tegaskan, sekali lagi saya tegaskan, akan saya copot saat itu juga kepala sekolah yang ketahuan membayar. Oknum yang menjual belikan jabatan ini juga akan kita proses, karena ini sangat memalukan dan merusak marwah pemerintah yang saat ini sedang terus berupaya menuju pemerintahan yang bersih dan bermartabat.”tegas Joune Ganda, Sabtu (30/10) saat ditemui usai membuka Likupang Tourism Festival di Pantai Pall desa Marinsow.
Joune Ganda menuturkan, dimasa pemerintahannya tidak ada bayar – membayar untuk mendapatkan jabatan, sebab jabatan yang diberikan itu merupakan amanah dari pimpinan yang harus dijalankan dengan baik. Terlebih institusi pendidikan yang marwahnya harus dijaga, sehingga kepala sekolah yang dipercayakan, diyakini bisa sejalan dengan visi dan misi pemerintah dalam meningkatkan mutu dan kwaitas pendidikan di Minahasa Utara.

