Hore..! Disaksikan Camat Eightmi, 242 KK di Desa Tondegesan Dua Terima Paket Sembako
Camat Kawangkoan, Eightmi Johanna Moniung, SH menyaksikan Kumtua Stefie Rembet menyerahkan paket sembako kepada masyarakat di Posko Relawan Covid 19 Desa Tondegesan Dua, Senin (6/4/2020).

Hore..! Disaksikan Camat Eightmi, 242 KK di Desa Tondegesan Dua Terima Paket Sembako

Kawangkoan, Fajarmanado.com — Warga Desa Tondegesan Dua, Kecamatan Kawangkoan, Minahasa patut berbangga di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi virus corona atau Covid 19 sebulan terakhir.

Kendati dana desa (Dandes) 2020 belum juga bisa dicairkan, namun semua penduduk melalui 242 kepala keluarga (KK) menerima bantuan sosial (Bansos) berupa paket sembako, Senin (6/4/2020).

Bansos diserahkan Hukum Tua (Kumtua) Stefie Rembet di Posko Relawan Covid 19 Desa Tondegesan Dua, disaksikan Camat Kawangkoan, Eightmi Johanna Moniung, SH, Ketua BPD Novie Kalengkongan dan Ketua LPM Bobby N. Assa.

Kumtua Stefie Rembet mengatakan, 242 paket sembako yang diserahkan kepada semua KK di Desa Tondegesan Dua tersebut berdasarkan kesepakatan bersama pemerintah desa, BPD dan tokoh masyarakat desa menyikapi ekses sosial, terutama pendapatan ekonomi masyarakat sebagai dampak dari program social distancing dan shysical distancing dalam rangka memutus penyebaran Covid 19.

“Dengan adanya wabah virus corona ini, aktivitas masyarakat dibatasi, apalagi setelah pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Makanya, kami memutuskan membantu kebutuhan sembako masyarakat,” jelasnya kepada Fajarmanado.com di sela penyerahan bansos tersebut.

Mengenai sumber dananya, Stefie mengungkapkan akan diambil dari Dandes 2020.

“Kami akan melakukan pergeseran anggaran APBDes 2020 nanti untuk penanganan Covid 19 dan dampaknya,” paparnya.

“Dana desa kami belum cair, makanya kami masih menggunakan dana pinjaman tanpa bunga dari pihak ke tiga,” sambungnya namun bersikukuh merahasiakan identitas pihak ke tiga dimaksud.

Paket sembako itu sendiri terdiri dari, antara lain, beras 5 liter, minyak goreng 1 liter, mie instant dan aneka bahan dapur lainnya.

Camat Eightmi Moniung pun mengapresiasi pemerintah desa, BPD dan LPM Desa Tondegesan Satu.

“Saya berharap, pemerintah desa dan kelurahan lainnya di Kawangkoan melakukan kebijakan yang sama di tengah bersama-sama kita lawan virus corona. Tidak hanya sampai pada penyemprotan disinfektan,” imbuhnya.

Desa Tondegesan Satu sendiri, menurut Humtua Stefie, telah empat kali melakukan penyemprotan disinfektan sampai ke dalam rumah-rumah penduduk.

“Hari ini, kami juga melakukan penyemprotan. Termasuk pada setiap kendaraan yang melintas desa kami,” katanya.

Penulis: Herly Umbas