Jelang Penerbitan SK, SGR-SAH Banjir Dukungan

Jelang Penerbitan SK, SGR-SAH Banjir Dukungan

Airmadidi,Fajarmanado.com – Meski masih menunggu SK dari partai untuk maju sebagai kontestan di Pilkada Minahasa Utara, nama Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dan Sarhan Antili (SAH) sudah digadang-gadang sebagai pasangan milenial yang serasi untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Minahasa Utara. Tak heran jika kedua pasangan muda ini banyak menuai dukungan dari sejumlah lapisan masyarakat.

Pegarius Tompoh salah satu tokoh masyarakat di desa Gangga 2 menuturkan, SGR-SAH adalah kolaborasi yang pas untuk menahkodai Minahasa Utara 5 tahun kedepan. Pasalnya kedua calon ini sejak lama sudah dekat dan peduli dengan masyarakat kecil, terlebih khusus Sarhan Antili yang merupakan perwakilan masyarakat pesisir.

“Hanya orang yang dekat dengan masyarakat kecil yang tahu persis persoalan dilapangan, untuk itu kami sangat mendukung jika SGR-SAH berpasangan untuk maju di Pilkada Minahasa Utara.”kata Tompoh.

Ia menjelaskan, SGR sangat peduli dan dekat dengan masyarakat kurang mampu terlebih masyarakat Lanjut Usia (Lansia) dan anak yatim, sama halnya dengan Sarhan yang kepeduliannya terhadap masyarakat pesisir begitu besar sehingga banyak masyarakat yang telah menikmati bantuan darinya, baik bantua langsung maupun bantuan melalui aspirasinya sebagai anggota DPRD Minahasa Utara yang saat ini sudah memasuki periode ke empat.

Hal senada dikatakan Sutrisno Emor, tokoh pemuda desa Sukur kecamatan Airmadidi, menurutnya pasangan SGR-SAH adalah calon pemimpin muda yang visioner dan energik sehingga pihaknya sangat optimis pasangan ini dapat membawa perubahan di Minahasa Utara.

“Pengalaman SGR-SAH sebagai anggota DPRD cukup untuk dijadikan modal dalam meramu pemerintahan dan merancang pembangunan di Minahasa Utara. Untuk itu kami sangat mendukung pasangan ini bertarung di Pilkada mendatang.”terang Emor.

Sementara Mirnawati salah satu aktifis perempuan asal Kema yang saat ini sedang menyelesaikan studinya di Universitas Negeri Manado menuturkan, pemimpin perempuan masih dibutuhkan masyarakat Minahasa Utara.

“Dalam prespektif gender, saya sangat mendukung jika ada perempuan yang ikut dalam konstestasi di Pilkada ini. Saya lihat yang sudah muncul ada Ibu SGR yang merupakan anak dari ibu bupati VAP, ini sangat baik jika tongkat estafet ini dilanjutak oleh Ibu SGR,” tukasnya.

Aktivis perempuan yang dikenal kritis ini juga menyebutkan, informasi yang dikonsumsinya bahwa SGR akan dipasangkan dengan Hi Sarhan Antili.

“Ini pasangan yang sempurna bagi saya, karena ada perwakilan dari kaum dan hawa. Pak Hi Sarhan juga punya treac record yang baik, apa lagi mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai keterwakilan masyarakat pesisir selama 4 periode. Saya pastikan kedua pasangan ini bisa membawa kemajuan untuk pembangunan Minahasa Utara lebih baik kedeapan,” kuncinya.

 

Penulis : Joel Polutu