Tonny Hendrik Lasut (THL) bersama kader Partai Golkar usai Muscam di Molompar, Rabu (21/9)
Tonny Hendrik Lasut (THL) bersama kader Partai Golkar usai Muscam di Molompar, Rabu (21/9)

PK Tombatu Raya Dukung THL Maju Pilkada Mitra 2018

Ratahan, Fajarmanado.com – Tiga Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar di Tombatu Raya memberikan dukungan kepada Ketua DPD Partai Golkar Tonny Hendrik Lasut (THL) maju sebagai calon Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) periode 2018-2023 mendatang.

Dukungan politik tersebut disampaikan saat Musyawarah Kecamatan di Molompar, Rabu (21/9).

Ke tiga Ketua PK  Partai Golkar (PG) tersebut, yakni,  Ketua PK Tombatu Timur Fredy Likuayang, Ketua PK Tombatu Joutje Kumesan, Tombatu Utara Manuel Gosal. Ketiga Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar sepakat mendukung pencalonan THL sebagai Bupati Mitra.

“Kami telah sepakat mendukung dan mencalonkan THL sebagai calon Bupati Mitra Periode 2018-2023,” kata Ketua PK Tombatu Timur Fredy Likuayang, didampingi Kumesan dan Gosal.

Bahkan Likuajang menyatakan, dukungan PK PG untuk THL maju dan diusul PG Mitra sebagai calon bupati telah menjadi komitmen bersama PK PG di 12 Kecamatan se Mitra.

“Ini komitmen kami, sehingga kami harus kerja keras melakukan konsolidasi partai dengan mensosialisasikan calon Bupati yang akan diusung Partai Golkar Mitra nanti,” sambung Gosal.

Mereka senada meyakini kalau Ketua DPD II Partai Golkar Mitra THL yang akan diusung partai pimpinan Setya Novanto ini di Pilkada Mitra mendatang. “Kami akan merapatkan barisan dengan melakukan konsolidasi kader partai sampai di jaga dan lingkungan,” kataya.

Sementara itu, usai acara Muscam, THL mengajak kader partai bekerja sejak sekarang untuk melakukan konsolidasi demi kebesaran partai.

“Kader partai segera melakukan konsolidasi di tingkat desa, jaga dan lingkungan. Sebab banyak pekerjaan yang harus kita kerjakan untuk memenangkan partai Golkar,” tegasnya.

THL juga memberikan apresiasi kepada kader partai yang telah mengusungnya sebagai calon kepal daerah 2018. Namun, lanjutnya, harus diingat bahwa proses pengusulan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, PG memiliki mekanisme tersendiri, antara lain, melalui tahapan survei.

“Jadi tahapannya harus melalui mekanisme survei, kalau surveinya saya tinggi, maka bisa saja diusung sebagai Calon Bupati atau Wakil Bupati Mitra nanti, kalau tidak atau kurang tentu saya harus tunduk pada keputusan partai,” tukasnya.

(geri)