Spektakuler, 935 Wanita Selam Cetak Rekor MURI Dunia di Pantai Manado
Ketua Umum MURI, Jaya Suprana menyerahkan Piagam Rekor MURI Dunia kepada Ketua Umum WASI Ny. Tri Tito Karnavian seusai 930 wanita sukses menyelam massal dan membentangkan Merah-Putih Terpanjang di Pantai Teluk Manado, Sabtu (11/8/2018), petang.

Spektakuler, 935 Wanita Selam Cetak Rekor MURI Dunia di Pantai Manado

Manado, Fajarmanado.com — Luar biasa dan spektakuler. 930 wanita berhasil memecahkan Rekor MURI dunia penyelaman wanita terbanyak dan pembentangan Merah-Putih terpanjang di Pantai Manado, Sabtu (11/8/2018).

Ketua Umum Wanita Selam Indonesia (WASI) Ny. Tri Tito Karnavian tak bisa menyembunyikan kegembiraan kerika menerima Piagam Penghargaan dari Jaya Suprana, Ketua Umum Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), beberapa saat usai penyelaman di Kawasan Megamas Manado, petang itu.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas penghargaan dan pengakuan ini. Kami bersyukur dan kejutan sekali dan ternyata kami tidak hanya mendapatkan rekor Indonesia saja, tapi rekor dunia,” kata Ny. Tri Tito Karnavia saat menerima piagam tersebut.

Pengakuan tersebut tertuang dalam piagam penghargaan, bernomor: 8561 / R.MURI / VIII / 2018, tentang Rekor MURI “Pembentangan dan Pengibaran Bendera dari Laut oleh Perempuan Penyelam Terbanyak”.

“Kami belum pernah mendengar di planet bumi ini, ada wanita penyelam begitu banyak dan juga pengibaran bendera merah putih terpanjang. Rekor ini bukan rekor Indonesia, tapi rekor dunia,” komentar Jaya Suprana, disambut aplaus meriah seluruh hadirin dan peserta.

Penyelaman wanita massal tersebut, yang dikoordinir WASI ini akhirnya diikuti oleh 930 penyelam wanita dari seluruh Indonesia.

Acara ini ditujukan untuk menciptakan rekor MURI Indonesia. Meski berkurang 5 orang dari total pendaftar sebelumnya, namun angka 930 orang tetap berhasil memecahkan Rekor MURI. Bukan hanya di tanah air, tetapi malah di tingkat dunia.

Jaya Suprana mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi spektakuler yang torehkan WASI didukung sepenuhnya POSSI, Bhayangkari, Dharma Pertiwi dan Perwosi tersebut.

Ia meyakini rekor ini bermanfaat bagi kaum perempuan. “Rekor ini menunjukkan kepada seluruh masyarakat, bahwa perempuan bersama-sama, kita bisa,” ujarnya penuh semangat, diiringi tepuk tangan dan sorak sorai seluruh hadirin dan peserta.

Sejatinya, lanjut Jaya Suprana,  perempuan Indonesia itu bukan hanya bisa.

“Tetapi perempuan Indonesia, lebih bisa,” pungkasnya memotivasi. Dalam kegiatan ini, WASI menjalin kerjasama dengan POSSI, Bhayangkari, Dharma Pertiwi dan Perwosi.

Suasana penyelaman massal yang melibatkan 930 wanita di Teluk Manado, Sabtu (11/8/2018). Foto: Humas Polda Sulut.

Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, yang turut menghadiri kegiatan tersebut juga mengungkapkan kebanggaan dan apresiasinya atas prestasi Rekor MURI itu.

“Luar biasa, kegiatan yang diprakarsai oleh Ibu Tito, yang mana wanita itu ternyata tidak hanya di dapur saja, juga bisa menyelam, dan bisa mendapatkan rekor dunia,” ujarnya, di lokasi kegiatan.

Ketua Bhayangkari Sulut, Ny Ruthy Bambang Waskito juga mengungkapkan apresiasi uang sama.

Bahkan, isteri Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito ini menyatakan kebanggaannya karena Bhayangkari dan Polwan Sulut ikut memberikan andil yang cukup besar terhadap raihan Rekor MURI dunia tersebut.

Penulis: Herly Umbas