Kudus, Fajaramanado.com – Bonus terus berdatangan kepada Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir peraih emas olimpiade Rio de Janeiro 2016 . Kali ini, pasangan ganda campuran bulutangkis ini mendapat bonus dari Djarum Foundation berupa rumah di Semarang senilai 1.5 milyar rupiah.
Djarum Foundation merasa pantas memberikan hadiah kepada pasangan yang biasa disapa Owi/Butet ini karena keduanya adalah atlet binaan PB Djarum. Sebelumnya, Owi/Butet juga menerima hadiah dari Menpora sebesar Rp.5 miliar dan jaminan seumur hidup masing-masing Rp20 juta per bulan.
Bukan cuma itu, Butet, yang familiar disapa keluarganya dengan Yana ini, juga menerima hadiah dari Pemprov Sulut berupa rumah. Penghargaan ini diberikan karena Yana lahir dan besar di Kota Manado. Bonus tambahan tersebut diterima Yana ketika pulang kampung, di Teling, Kota Manado pada akhir Agustus lalu.
Sementara bunus rumah Djarum Foundation yang diserahkan berada di perumahan Graha Padma. Rumah senilai Rp. 1,5 M ini berlokasi di Semarang, Jawa Tengah dengan tipe Edelweis, luas tanah 162 m2, dan luas bangunan 98m2 dengan 3 kamar tidur, yang akan didesain beraksitektur olimpiade.
Tak cuma itu, Owi/Butet yang merupakan pasangan Juara Dunia 2013 ini juga bakal diguyur bonus senilai Rp. 1 M dari Djarum Foundation dan Blibli.com, serta hadiah TV 65″ yang merupakan televisi terbesar di dunia, persembahan dari Polytron.
“Seneng banget, terima kasih Djarum Foundation yang sudah sangat menggapresiasi kemenangan kami. Jujur kami tidak melihat nilainya, tetapi perhatiannya yang luar biasa. Semoga ini menjadi motivasi untuk kami dan atlet-atlet muda supaya lebih berprestasi,” ujar Tontowi kepada Badmintonindonesia.org.
“Saya bersyukur, Puji Tuhan, luar biasa sekali perhatiannya. Mudah-mudahan bisa menjadi semangat buat adik-adik untuk menggantikan kami dan merebut emas olimpiade,” ujar Liliyana.
“PB Djarum selalu mensupport saya dan Owi, memperhatikan kesejahteraan atletnya dan mendukung bulutangkis Indonesia,” sambung pemain asal Manado ini.
Hadiah rumah nomor 53 untuk Butet dan nomor 55 untuk Owi letaknya berdekatan dan bakal dilengkapi ornamen logo olimpiade. Menanggapi hal ini, Liliyana merasa terharu akan perhatian yang diberikan.
“Nggak nyangka sudah dipikirin pakai logo olimpiade, saya saja belum kepikirian bikin logo olimpiade di rumah saya yang sekarang saya tempati. Ini akan menjadi rumah kenang-kenangan di masa tua nanti, ini adalah rumah olimpiade,” kata Liliyana.
Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan bahwa pemberian hadiah kepada Tontowi/Liliyana merupakan apresiasi atas keberhasilan keduanya membawa kembali medali emas olimpiade, juga bentuk syukur Djarum Foundation setelah menjalankan pembinaan olahraga bulutangkis sejak 1969.
(*/ely)

