Lobi Tetty Berbuah Manis, Minsel Terima Bantuan Kapal Pelra
Bupati Tetty Paruntu terlihat ceria dan bangga saat berada dalam Kapal Pelra bantuan Kemenhub untuk Kabupaten Minsel di Makassar, baru-baru ini.

Lobi Tetty Berbuah Manis, Minsel Terima Bantuan Kapal Pelra

Makassar, Fajarmanado.com — Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu SE DMin benar-benar piawai melakukan lobi. Bupati Minahasa Selatan (Minsel) ini kembali berhasil mendatangkan bantuan untuk daerah yang dipimpinnya. Kali ini berupa bantuan Kapal Pelayaran Rakyat (Pelra).

Buah manis lobi Tetty Paruntu, sapaan akrab Bupati Minsel dua periode ini dikonkretkan dengan penandatanganan NPHD dan BAST hibah Kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) dari Kementerian Perhubungan RI, yang dilakukannya dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Dermaga Pelabuhan Soekarno Hatta Makasar.

Bupati Tetty Paruntu menandatangani naskah hibah Kapal Pelra dari Kemenhub RI di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, baru-baru.

Hibah Kapal 35 GT dengan daya tampung penumpang 24 orang ini, merupakan salah satu Program Kerja Nyata Kementerian Perhubungan dalam menunjang Nawa Cita, khususnya untuk meningkatkan peran serta Pemerintah Daerah dalam pelayanan transportasi angkutan laut bagi masyarakat lokal diwilayahnya, baik untuk penumpang, barang maupun wisata.

Kapal Pelra ini telah dilengkapi dengan fasilitas peralatan keselamatan yang cukup modern dan lengkap, seperti perlengkapan keselamatan jiwa, perlengkapan navigasi, radio komunikasi dan pencegahan pencemaran, serta tetap memperhatikan aspek kenyamanan penumpang.

Bupati CEP berharap dengan adanya bantuan ini, akan dapat menunjang aspek transportasi laut yang juga merupakan kearifan lokal.

Bupati Tetty Paruntu dan Menhub Budi Karya Sumadi di sela-sela acara penandatanganan naskah hibah Kapal Pelra bagi Kabupaten Minsel di Makassar, baru-baru.

Bantuan ini diharapkan pula sekaligus dapat menstimulasi daerah membangun sendiri, disamping ada bantuan sekolah dari Kemenhub untuk pendidikan vokasi (keahlian) bagi masyarakat agar mengerti keselamatan.

Karena itulah, katanya, pelaksanaannya di daerah akan diatur sebaik-baiknya secara legal, baik untuk wisata, penumpang, maupun barang, serta dipelihara dengan baik agar tidak ditarik lagi.

“Kapal Ini bisa digunakan sarana transportasi komersil demi menunjang sektor-sektor seperti Pariwisata, Perdagangan, transportasi antar pesisir, dan Lainnya,” kata Bupati Tetty.

Pada kesempatan itu, Bupati Tetty diberi kesempatan meninjau langsung keberadaan interior Kapal Hibah dari Kemenhub yang tengah berlabuh di Dermaga Soekarno Hatta Makassar.

Advetorial/Ismail Arjuna