Baitani Matani Tomohon Sukses Gelar Pawai Paskah

Baitani Matani Tomohon Sukses Gelar Pawai Paskah

Tomohon,Fajarmanado.com — Sekitar 1.000 jemaat baitani matani wilayah Tomohon satu minggu (1/4/2018) kemarin, terlibat dalam Pawai Kemenangan Paskah 2018 yang dilepas oleh ketua badan pekerja Majelis jemaat baitani matani wilayah Tomohon satu Pdt Yulin Sagai Karwur,Sth.

Pawai Kemenangan Paskah dengan berhiaskan berbagai ornamen Paskah itu untuk mengenang kebangkitan dan kemenangan Kristus atas maut yang berlangsung minggu (1/4/2018).

Sepanjang perjalanan pada rute-rute yang dilalui, umat terus menyanyikan lagu-lagu gerejawi.
Pawai ini menampilkan nilai-nilai kebersamaan yang terkandung dalam alkitab sehingga diharapkan para penonton maupun peserta pawai memetik sebuah nilai dari kegiatan keagamaan tersebut.

Acara ini merupakan agenda tahunan yang menjadi ikon pariwisata religius Kota Tomohon. Dan, selama pawai berlangsung, penonton bisa menyaksikan drama Paskah dengan mengambil cerita yang tertuang dalam Injil Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Acara pawai prosesi paskah di ikuti oleh seluruh jemaat di Baitani Tomohon wilayah Tomohon satu salah satunya kolom 12 ikut memeriahkan hari kemenangan bagi umat Kristen.

” Berkat kerjasama dari seluruh jemaat yang ada di kolom 12 sehingga kegiatan pawai paskah boleh terlaksana dengan baik,” ujar Majelis Jemaat yang ada di kolom 12 Pnt Semuel Markus Karwur,SP.

Lebih lanjut Karwur menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh jemaat yang ada di kolom 12 yang mempersiapkan semua kelengkapan yang dipakai dalam pelaksanaan pawai paskah.

Lebih dari pada itu Markus Salah Akrabnya menjelaskan Tujuan dari rentetan kegiatan ini adalah agar semua warga gereja dapat menghayati kemenangan paskah. Lewat prosesi hendak disampaikan kepada semua orang bahwa paskah adalah kemenangan iman bahwa Kristus hidup, mati dan bangkit bukan saja untuk orang Kristen saja tetapi bagi semua manusia. Prosesi diisi dengan arak-arakan lakon, lagu, dan tarian kemenangan.

Karwur mengatakan harapannya agar prosesi pawai paskah menjadi prosesi kemenangan yang memberikan semangat baru bagi jemaat Baitani Matani.

Karwur juga menambahkan dalam suara gembalanya mengatakan prosesi pawai paskah mengingatkan bahwa manusia sedang berjalan dalam arak-arakan sebagai komunitas cinta damai, yang harus merawat kemajemukan dan merawat relasi dengan sesama dan Tuhan. Prosesi paskah adalah panggilan untuk prihatin dan mau menyerahkan diri sebagai alat di dalam tangan Allah untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian dan kebenaran.

Hujan yang mengguyur Kota Tomohon saat pelepasan arak-arakan tidak mengganggu antusiasme warga masyarakat untuk menikmati prosesi yang diselenggarakan setiap tahun ini.

Penulis : Didi Gara