Kawangkoan, Fajarmanado.com – Eforia keberhasilan Desa Kanonang Dua terpilih sebagai juara Lomba Desa Regional III Sulawesi-Kalimatan, tak terbentung. Ratusan sepeda motor dan mobil mengarak HukumTua Welly Rawis dan Ketua TP PKK Ny Mikho Rawis Paendong dengan piala dan piagam dari Tondano menuju lokasi ibadah syukur di Balai Desa Kanonang Dua, Kecamatan Kawangkoan Barat, Minahasa.
Jel-yel hidup Kanonang Dua dan merdeka Kanonang dua tak henti-hentinya terdengar sepanjang perjalan dari Kelurahan Sasaran, Tondano menuju Desa Kanonang Dua, siang hingga sore, Jumat (19/8) tadi.
Masyarakat yang dilewati, mulai dari Tondano (raya), Tounsaru (Remboken), Leilem dan Kolongan Atas, Sonder, Desa Kiawa (raya) dan Kelurahan Talikuran, Kawangkoan Utara, serta warga bendar Kawangkoan, tampak bertanya-tanya. “Ada apa ini. Kenapa banyak kendaraan yang membawa bendera merah merah putih dan umbul-umbul merah putih lewat di muka rumah,” komentar Yessy Palar, warga Kelurahan Sendangan Selatan, Kawangkoan, Jumat (19/8), siang tadi.
Siang tadi, ternyata Kumtua Welly dan ibu, Ketua LMPD dan BPD bersama Camat Kawangkoan Barat Johnny Tendean,AP MSi di jemput massa oleh Pemerintah dan masyarakat Kawangkoan Barat di Kantor BPMD Kabupaten Minahasa, Tondano, setelah tiba dari Jakarta dengan membawa piala dan piagam penghargaan juara lomba desa tingkat nasional regional III 2016.
Dengan menaiki mobil pic up, Kumtua dan ibu, Ketua LMPD dan BPD di arak dari Tondano menuju Desa Kanonang Dua. Ratusan kendaraan, baik sepeda motor dan mobil yang ikut menenteng bendera merah putih, diarak menuju Desa Kanonang Dua.
Setibanya di Kanonang Dua, mereka langsung disambut dengan begitu antusias oleh masyarakat sambil berjabatan tangan, kemudian l berjalan masuk ke dalam Balai Desa. Di sana, telah menunggu rohaniawan, kemudian beribadah dan dipimpin oleh Ketua BPMS KGPM Bukit Kasih Kanonang Gbl Ny Sofie- Rumagit,STh.
Hukum Tua Welly Rawis saat memberikan sambutan mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari keterlibatan masyarakat dalam menunjang program dari pemerintah, karena ini tidak semuda kita bayangkan. “Puji syukur kepada Tuhan, berkat kerjasama masyarakat dengan pemerintah, Desa Kanonang Dua boleh menjadi juara 1 lomba desa tingkat nasional “, ujarnya. Atas keberhasilan ini, katanya, Desa Kanonang Dua akan menjadi tempat bagi daerah lain melakukan studi banding di masa datang. Jadi kalau ada tamu datang berkunjung, marilah kita sambut mereka dengan penuh suka cita,” kata Rawis.
Kumtua teladan ini selanjutnya mengajak masyarakat agar terus memelihara kebersamaan dan selalu menjaga kebersihan. “Apalagi sebagian masyarakat yang beraktivitas di objek wisata religi Bukit Kasih, baik para penjual, tukang pijat maupun juru foto tetaplah bekerjasama saat menyambut para pengunjung, “ papar pria low profile ini.
Pada kesempatan itu, Rawis kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan tokoh agama yang telah mendukung kegiatan lomba desa ini, sehingga Desa Kanonang Dua sehingga boleh meraih juara 1 lomba desa tingkat nasional.
Sekdes Jemmy Pinatik juga mengajak masyarakat Desa Kanonang Dua, bahkan Kanonang raya agar senantiasa terus memupuk rasa kebersamaan dalam mendukung setiap program pemerintah, apalagi di wilayah Kanonang raya berada objek wisata yang telah menduan, yaitu Objek Wisata Religius, Bukit Kasih.
(den/ely)

