Kawangkoan, Fajarmanado.com – Puskesmas Kawangkoan, Minahasa kembali turun lapangan menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi segenap lapisan masyarakat.
“Bakti sosial kesehatan ini dalam rangka HUT Minahasa ke 589 dan Hari Kesehatan Nasional 2017,” kata Kepala Puskesmas dr Maya Rumimper-Rambitan Mkes kepada Fajarmanado.com di Kawangkoan, Jumat (03/11/2017), siang tadi.
Ditemui di sela kesibukan melayani masyarakat di Kantor Lurah Sendangan Selatan, Rambitan memaparkan, bakti sosial yang digelar serentak di 22 Puskesmas yang tersebar di Minahasa ini, selain meringankan beban masyarakat, juga untuk mendukung sukses program Indonesia Sehat Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Siapa saja, baik orang miskin maupun kaya, tidak pandang derajat sosial ekonomi semuanya dilayani dalam aksi sosial ini tanpa dipungut biaya apapun. Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka yang membutuhkan obat langsung diberikan di tempat,” ujarnya.
Max Tumbelaka dan Meki Assa, dua pria yang mengikuti bakti sosial kesehatan ini mengaku bangga terhadap program yang Dinas Kesehatan Minahasa ini.
“Ternyata dengan umur saya seperti sekarang ini, sudah tak bisa lagi banyak bekerja berat. Harus banyak istirahat,” papar pria 63 tahun ini sambil menunjukkan obat yang baru diberikan petugas Puskesmas, siang itu.
Nontje Buyung, wanita 70-an tahun mengungkapkan pula kebanggaannya atas program bakti sosial kesehatan ini. “Terima kasih banyak karena saya sudah diperiksa dan mendapatkan obat pula secara gratis,” nenek 6 cucu ini.
Bersamaan dengan bakti sosial kesehatan tersebut, Puskesmas Kawangkoan juga menggelar kegiatan pelayanan Posyandu. “Kami relatif memiliki tenaga (pegawai) yang terbatas sehingga bakti sosial kesehatan ini kami gelar bersamaan dengan kegiatan Posyandu,” ungkap dr Maya.
Puskesmas Kawangkoan sendiri melayani 6391 kepala keluarga dengan 19 ribu lebih jiwa yang tersebar pada 10 kelurahan dan 20 desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kawangkoan dan Kawangkoan Utara. Untuk itu, dalam sebulan hari kerja, tim dokter dan paramedis yang menggilir 20 lokasi.
“Jadi kami senantiasa memaksimalkan pegawai yang ada, yang terdiri dari 22 PNS dan 10 lainnya tenaga kontrak dan THL,” ungkap dr Maya lagi.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

