Ivan-Keisy Dinobatkan Nyong-Noni Sulut 2017
Keisy E Mawey ketika dinobatkan sebagai Noni Sulut 2017 menyusul Ivan Posumah sebagai Nyong Sulut 2017 di Grand Kawanua Convention Center Manado Sabtu (26/09/2017). Foto: Humas Pemprov Sulut.

Ivan-Keisy Dinobatkan Nyong-Noni Sulut 2017

Manado, Fajarmanado.com – Ivan OS Purukan dan Keisy E Mawey akhirnya dinobatkan sebagai Nyong-Noni Sulut 2017 pada grand final di Grand Kawanua Convention Center Manado Sabtu (26/09/2017).

Dengan demikian, Ivan, pria ganteng utusan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) ini meneruskan tongkat estafet Nyong Sulut yang tahun 2016 dipegang Julio DJ Pangemanan dari Kabupaten Minahasa Utara (Minut), sedangkang Keisy, putri utusan Kota Manado ini menggaet predikat Noni Sulut 2017, yang tahun sebelumnya dipegang utusan Kabupaten Minsel, Eirene A Tambun.

Wakil Gubernur Sulut  Drs Steven Kandouw mengapresiasi prestasi yang diukir Ivan dan Keisy beserta 14 putra putri terbaik Kawanua lainnya dalam ajang pemilihan Nyong-Noni Sulut 2017 ini.

Acara ini, kata dia, oleh Pemerintah Sulut adalah bagian dari hasrat ikhtiar  keinginan  harapan  dan cita cita dari  bapak gubernur untuk meningkatkan sumber daerah Nyiur Melambai.

Menurut Wagub Kandouw, ajang ini sebagai wadah bagi generasi muda sulawesi utara untuk berekspresi  dan menunjukan  bakat, kemampuannya guna berkompetisi,agar lebih mengenal serta memahami potensi pariwisata, seni, budaya, isu lingkungan serta kekhasan daerah Sulut.

Ia pun mengingatkan bahwa setiap kompetisi pasti akan  ada yang terpilih menjadi pemenang, dengan proses seleksi yang cukup ketat dan berkualitaas, maka para pemenang adalah mereka yang layak dan benar-benar memiliki kompetensi untuk menyandang gelar Nyong dan Noni Sulut 2017, sedangkan yang belum terpilih perlu lebih mengasah kemampuan diri.

“Bagi saya semua adalah pemenang karena saudara-saudara akan memikul tanggung jawab besar untuk mempromosikan Sulawesi Utara dalam segala keunikanya,” papar Kandouw.

Wagub juga mengingatkan, tugas Nyong dan Noni Sulut bukanlah pekerjaan yang ringan, tapi sarat dengan berbagai tantangan terutama untuk memposisikan diri sebagai duta-duta daerah yang dapat mempromosikan potensi dan sumberdaya yang dimiliki Sulut di pentas nasional maupun international.

Seperti diketahui, tim juri pemilihan Nyong dan Noni Sulut 2017 adalah Ketua TP-PKK Sulut Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dengan anggota, Ibu Esty dari Kementerian Pariwisata, Rektor Unsrat Ellen Kumaat, Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang, Hanny Joost Pajouw, Tommy Waworundeng, dan Fanny Legoh.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana pemilihan Nyong dan Noni Sulut 2017, seperti tahun 2016 silam adalah, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS.

Pemenang lengkap Nyong-Noni Sulut 2017 yang diumumkan pada acara yang turut dihadiri, antara lain oleh Sekprov Edwin Silangen, Ketua Dharma Wanita Sulut Ivonne Lombok, Kepala BNN Charles Ngili, Dirut Bank Sulut Jefry Dendeng dan perwakilan pemerintah kabupaten kota tersebut, adalah sebagai berikut;

Nyong dan Noni Sulut 2017 :

Ivan O.S Purukan (Minsel)

Keisy E. Mawey (Manado)

Wakil 1:

Sandy Lumanauw (Minahasa)

Gabriela P Mandolang (Tomohon)

Wakil 2:

dr  Fernando Richard Ngangi (Mitra)

Ribka Mandagi (Minahasa)

Harapan 1:

Try B Donda ( Boltim )

Pingkan Maramis (Minsel)

Intelegensia

Orlando Kaurow (Minut)

Hanna R.K Imbar (Minut)

Persahabatan:

Michael R.C Rumengan (Kotamobagu)

Leavy Gaby Jeisy  (Bitung)

Kreasi Batik Tou Minahasa:

Joudri E Mose (Sangihe)

Fannita Posumah (Mitra)

Fotogenic:

Reynaldy Lengkong  (Minsel)

Briyana B Sumilat (Minsel)

Penulis : Fenjjel Pioh SE

Editor    : Herly Umbas