Manado, Fajarmanado.com-Mengingat prospek ekonomi cerah ditambah lagi daya komsumsi tinggi di wilayah Sulut, membuat Dinas Peternakan Pemprov Sulut lebih condong melakukan peningkatan kualitas peternakan jenis babi dan sapi perah.
Balai Pengembangan Bibit Ternak Ruminansia dan Non Ruminansia, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pun menegaskan pada tahun 2017 ini telah menyiapkan berbagi langkah mendorong para peternak babi dan sapi perah Sulut, dengan penyiapkan bibit berkualitas dari pejantan ternak babi.
“Saat ini BPBTR menyediakan bibit-bibit unggul ternak babi, dengan menyediakan bibit-bibit unggul yang berkualitas dari pejantan yang memang benar-benar terbaik,” kata Plt Kadis Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, Arie Bororing sebagaimana disampaikan Kepala BPBTR Provinsi Sulut, Leonardo Liwoso.
Liwoso yang didampingi Dokter Hewan Yustinus pun menambakan, untuk pejantan tersebut terdiri dari beberapa ras diantaranya, ras Sedelback dan ras landrace yang didatangkan dari pulau Bintang Batam.
Dia pun menjelaskan, dalam 1 kali penampungan sperma dari babi pejantan, bisa didapat 300-500cc untuk sekali ejakulasi. Dan diambil 2 kali dalam seminggu. Sperma tersebut bisa untuk empat betina, bila murni sperma. Namun, bila dicampur dengan pelarut BTS bisa sampai untuk 15 betina.
Sementara, untuk makanan dari ternak babi, Balai memberi makan kosentrat, jagung dan juga kangkung.
(ton)

